sajada filosopi kopi

 

Filosopi Ala Kopi 3b (Islam?)

 

Lanjutan Diskusi Kedai Kopi 3a (Islam?)

Diketinggian balkon sebuah aparteman tampak dua pemuda yang berdiskusi santai dengan tema yang sangat serius. Dimana Zaki baru saja mengenalkan tentang siapa Tuhan yang dia yakini didepan kawannya yang dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya mengaku sebagai seorang Atheis.

Zaqi : "Bismillahirrahmannirrahiim."

"Siapakah Tuhanku?"

"Bukan aku yang harus mendifinisikannya, tapi biarlah Dia yang mengenalkan diri-Nya secara langsung kepada mu,

 

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤


1. Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4. Dan tidak ada yang setara dengan Dia

(QS Al Ikhlas, ayat 1-4)

 

Zaki : "Tuhan kami, Allah SWT melalui ayat-ayat tersebut mengenalkan diri-Nya sebagai pemilik sifat atau kriteria yang wajib dimiliki oleh sesuatu yang kita sebut Tuhan sebagaimana diskusi kita tadi.

 

"Pertama Dia menjelaskan tentang sifatnya yang Esa."

"Ke-Esa-an Tuhan merupakan sesuatu yang sangat mutlak harus dimiliki Tuhan."

"karena jika Dia tidak Esa, maka secara otomatis Dia tidaklah sesuatu yang 'Maha' atau Paling."

"Tidak Maha Kuasa, tidak Maha Mengetahui, tidak Maha apa pun."

"Logikanya, Jika ada dua Tuhan, maka dapat dibilang bahwa masing-masing Tuhan adalah setengah berkuasa."

"Jika ada tiga Tuhan, maka dapat juga dibilang bahwa masing-masing Tuhan adalah sepertiga berkuasa."

"Bayangkan jika Tuhan misalkan ada dua saja, mana yang paling berkuasa jika ada perbedaan pendapat?"

 

"Lalu Dialah tempat segala sesuatu bergantung, bukan sebaliknya, sehingga Dia tidak membutuhkan atau bergantung kepada apa pun sebagaimana makhluknya yang memiliki ketergantungan pada udara, makanan, transportasi, perlindungan dan sebagainya.

 

"Dia tidak beranak maupun diperanakkan."

"Ini pun merupakan hal mutlak yang dimiliki Tuhan, karena jika Dia diperanakkan, maka sebagai anak dapat diartikan Dia bukanlah yang awal dan Dia juga memiliki rentang waktu."

"Kemudian apakah Dia tidak boleh memiliki anak? Jawabannya adalah bukan masalah boleh dan tidak boleh, kita harus samakan persepsi mengenai kata 'anak', apakah ini merupakan sebutan 'biologis' atau hanya sebagai 'gelar'?"

"Jika ini adalah hal biologis, artinya lahirnya 'Anak Tuhan' tersebut juga melalui proses biologis yang kita kenal, yang membutuhkan berbagai proses, seperti peristiwa biologis itu sendiri, sperma Tuhan, ovum manusia atau sebaliknya atau katakanlah melalui proses membelah diri."

"Hal biologis ini akan membuat Tuhan seolah memiliki banyak ketergantungan pada berbagai unsur pembentuk 'anak'  dan menjadikan diri-Nya ternyata serupa saja dengan mahkluk hidup ciptaan-Nya yang memiliki banyak ketergantungan tadi."

"Jika ada yang mengatakan, 'bukan peristiwa biologis yang seperti itu', lalu yang seperti apa? Seperti layaknya Kuasa Tuhan, yaitu Tuhan meniupkan Ruh kedalam perut seorang wanita, atau sim salabim tiba-tiba hadir seorang 'Bayi Tuhan'."

"Bisa saja, tetapi ini berarti bahwa Dia bukan anak biologis Tuhan, lebih pas jika sebutan 'anak' disini berarti adalah semacam gelar, dan nyatanya sudah ada produk makhluk yang seperti itu, yaitu Adam dan Hawa yang tidak melewati proses biologis. Mereka saja tidak disebut sebagai Tuhan"

"Ku tambahkan pertanyaan menarik, dapatkah Tuhan membuat Tuhan?"

"Jawabannya sederhana, baik melalui proses sim salabim ataupun biologis, Jawabannya Tidak."

"Kenapa? karena ada kesalahan redaksional pada pertanyaan tersebut, seperti  pertanyaan, 'Dapatkah manusia yang pertama ke bulan mengajak manusia lain kebulan, untuk disebut sebagai manusia pertama kebulan juga?"

"Ya, Kembali ke definisi Tuhan, Jika Dia diciptakan, tidak yang paling awal, Keberadaannya punya rentang waktu, punya ketergantungan dan sebagainya, berarti Dia sudah bukan Tuhan, tetapi Makhluk."

 

"Dan tidak ada yang setara dengan Dia, kurasa sudah sangat jelas."

 

Dean : "Hmm, Ayat yang sulit untuk dibantah, Apakah dia mengatakan untuk disembah?"

Zaqi : "Ya, Dia pula yang mengatakannya didalam Alqur'an."

 

إِنَّنِىٓ أَنَا ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدْنِى وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكْرِىٓ

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

(QS Thahaa, ayat 14)

 


"Didalam Islam, ada dua sumber dalil yang mempunyai kedudukan paling tinggi. "

"Pertama adalah Alqur'an, yaitu perkataan atau firman atau wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat jibril untuk seluruh umat manusia."

"Kedua adalah hadist, yaitu catatan riwayat dari para ahli hadist mengenai segala perkataan, perbuatan, bahkan diamnya Nabi Muhammad SAW."

"Sehingga segala pertanyan-pertanyamu selanjutnya mengenai Allah dan Agama Islam harus dijawab dengan menunjukkan dalil Alqur'an atau Hadist."

"Sementara perkataan-perkataanku hanya untuk membantu menjelaskan saja yang tidak boleh bertentangan dengan dalil serta tidak punya kekuatan kebenaran sehingga kau tetap harus mencari penjelasan dari yang lebih ahli yaitu para ulama."

"Inilah yang menarik dari Islam, Allah adalah Tuhan, perintah menyembah-Nya, sifat-sifat Ketuhanan-Nya, Islam sebagai agama yang dipilih-Nya, Nabi Muhammad SAW sebagai nabi penutup, perintah sholat, puasa, haji dan sebagainya mempunyai dalil yang jelas.

"Oh iya, Al Qur'an mungkin mengandung science tetapi Al Qur'an bukan buku science, Didalam Al Qur'an mungkin mengandung sejarah tetapi Al Qur'an bukan buku sejarah dan sebagainya sehingga redaksional dengan cara bertutur langit, pastinya tidak serta merta bisa kita langsung pahami sebagaimana buku-buku yang biasa kita baca, apalagi jika kita tidak secara khusus belajar tentang Al Qur'an.

"Oleh karena itu jangan langsung menafsirkan sendiri walaupun jangan pula menghalangi kita untuk membaca dan memahami isinya untuk bisa mengenalnya.

 


Dean : "Darimana kau yakin Al Qur'an itu benar-benar bersumber langsung dari Tuhan, bukan
manusia?"

Zaqi : "Oke, dimeja ini ada smartphone, kita hapus nama brandnya."

"Lalu misalkan kuletakkan dimeja ini 5 manual book dari 5 brand yang berbeda, kita hapus juga nama brandnya dimana salah satu manual book ini adalah memang dibuat oleh brand pemilik smartphone di meja ini, bagaimana cara kita tahu mana yang manual book yang asli?"

Dean : "Mudah, lihat saja mana yang paling presisi sesuai dengan produk."

Zaqi : "Tepat sekali."

"Kita coba ibaratkan, manusia dan alam semesta adalah produk dan kitab suci adalah manual booknya."

"Aku hanya akan berbicara tentang Al Qur'an, dimana kita akan menguji, apakah Al Qur'an itu manual book yang paling presisi sesuai dengan produk, sebagaimana kriteria yang baru saja kau sebutkan untuk menguji keaslian manual book."

"Sementara untuk kitab lainnya, sebaiknya kau coba cari tahu sendiri agar diskusi kita tidak terkesan menyudutkan agama yang lain."


"Al Qur'an bicara banyak hal, kita pilih hal yang paling kau suka science, setuju?"

Dean : "Ha ha sangat setuju, benarkah Al Qur'an berbicara tentang science?"

Zaqi : "Ha ha, nanti kita lihat, sebelumnya tolong ceritakan padaku segala tentang alam semesta menurut para ilmuwan."

Dean : "Ada banyak perbedaan pandangan antar ilmuwan modern dengan ilmuwan klasik tentang alam semesta, tentu saja ini terjadi karena tentunya para ilmuwan modern telah didukung dengan perkembangan teknologi."

Zaqi : "Misalnya?"

Dean : "Ilmuwan klasik pernah berkata bumi adalah pusat alam semesta (geosentris), kemudian setelah ditemukan teropong, lahirlah temuan baru dimana matahari lah pusat alam semesta (heliosentris) dan seterusnya"

"Bahkan hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat statis dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan"

"Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.

"Para ilmuan menyebutnya dengan Teori Big Bang, yang dianggap sebagai satu-satuya penjelasan yang masuk di akal tentang terjadinya alam semesta."

Zaqi : "Jelaskan lebih detil tentang Teori Big Bang."

Dean : "Ha ha, macam kau enggak tau aja bro, Okelah aku senang gaya diskusimu, kulanjutkan."

"Sebelum peristiwa ledakan besar atau Big Bang, hanya ada kondisi ketiadaan."

"Tidak ada Materi, Energi bahkan Waktu."

"Kondisi ketiadaan adalah kondisi alam semesta masih merupakan kondisi dengan satu titik tunggal bervolume Nol dengan kepadatan tak terhingga dan suhu yang sangat panas."

"Kemudian dari titik tersebut, terjadilah ledakan yang maha dahsyat, ini lah sejarah awal terbentuknya alam semesta."

"Kemudian alam pun mengembang dengan sangat cepat."

"Sebelum berusia satu detik, semua partikel hadir dalam keseimbangan, satu detik setelah Big Bang, alam semesta membentuk partikel-partikel dasar yaitu elektron, proton, neutron dan neutrino pada suhu 10 milyar kelvin."

"kira-kira 500 ribu tahun telah terjadi ledakan, lambat laun alam semesta menjadi dingin hingga mencapai suhu 3000 K. partikel-partikel dasar membentuk benih kehidupan alam semesta."

"Gas hidrogen dan helium membentuk kelompok-kelompok gas rapat yang tak teratur. dalam kelompok-kelompok tersebut mulai terbentuk protogalaksi."

"Sekitar satu atau dua miliar tahun setelah terjadinya Big Bang, protogalaksi melahirkan bintang-bintang yang lambat laun berkembang menjadi raksasa merah dan supernova yang merupakan bahan baku kelahiran bintang-bintang baru dalam galaksi."

"satu diantara miliaran galaksi yang terbentuk adalah galaksi bimasakti yang didalamnya adalah tata surya kita dengan matahari sebagai bintang yang terdekat dengan bumi."

"Tetapi ada persepsi yang harus diluruskan, bahwa orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa."

"Padahal Big Bang bukanlah suatu ledakan atau bukan penghamburan materi ke ruang kosong, melainkan suatu proses pengembangan alam semesta itu sendiri."

"Dentuman besar adalah proses pengembangan ruang-waktu. Bahkan istilah 'ledakan besar' sendiri merupakan istilah salah kaprah."

"Teori ini juga sejalan dengan pemikiran Albert Einstein, dimana dia pun mengakui bahwa bumi ini tidak statis."

"Hanya saja, Einstein tidak berani mengungkapkan analisisnya tersebut lantaran masyarakat pada saat itu meyakini bahwa bumi ini statis.

"Einstein juga mengakui bahwa bumi ini mengembang. Artinya, jika alam ini ditarik mundur ke belakang, pasti memiliki satu titik tunggal."


Zaqi : "Masya Allah, penjelasanmu sangat menarik bro."

"Dan sepertinya diskusi kita akan semakin menarik, karena banyak ayat-ayat dalam Al qur'an yang ternyata tidak sejalan dengan pandangan para ilmuwan."

Dean : "lho? Ha ha."

Zaqi : "Ya, tidak sejalan dengan pandangan para ilmuan sebelum awal abad 20, yang berpendapat bahwa alam semesta bersifat statis dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan."

"Tidak sejalan dengan pandangan bahwa bumi ini rata dan sebagai pusat alam semesta."


Dean : "He he, Maksudmu Al Qur'an sejalan dengan pendapat para ilmuwan modern?"

"Buktikan bro, tunjukkan ayat-ayatnya."

Zaqi : "Aku tidak bilang begitu karena ilmu pengetahuan akan terus berkembang dan juga seringkali mengalami perubahan pandangan seiring kemajuan teknologi."

"Aku hanya akan coba tunjukkan beberapa ayat yang semoga kau mau teliti lebih jauh tentang apa yang dikatakan Al Qur'an mengenai alam semesta, jauh di abad ke 7 Masehi."


"Baiklah, sekarang kita mendengar apa yang dikatakan oleh Al Qur'an."


Rupanya menurut ilmuwan modern, alam semesta ini berawal dari "Satu Titik" yang "Mengembang" ya?"


أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air, maka mengapa mereka tidak beriman?

(Al Anbiya, Ayat 30)

 


"Kita pun tahu arti kata meluaskan adalah sesuatu yang tadinya sempit menjadi semakin luas."

 

وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar
meluaskannya.

(Adz-Dzariyat, Ayat 47)

 

"Matahari pun ternyata berjalan, Al Qur'an pun tidak sejalan dengan pemikiran geosentris maupun heliosentris"

وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

“dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi
Maha Mengetahui” (Yaa Siin : 38)


"Tadi aku telah membacakan bunyi ayat 'Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari
air', masih ingat?"

"Mungkin kalau berkenan, kau bisa lakukan penelitian apakah ayat ini mempunyai kaitan dengan temuan "The Origin Of Life" yang mengatakan bahwa kehidupan berasal dari laut.

(Bersambung)

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :

Diskusi Kedai Kopi 1 (Tuhan?)

Diskusi Kedai Kopi 2 (Agama?)

Diskusi Kedai Kopi 3b (Islam?)


 

BERITA

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

Muslim Go Aplikasi Islami Pertama Dengan Sertifikasi Kemenag RI

 

Muslim Go adalah aplikasi mobile menyediakan berbagai macam layanan yang dibutuhkan oleh kalangan Muslim di Indonesia. Muslim Go hadir dengan fitur untuk penunjuk dan pengingat waktu shalat, Al-Qur’an digital, kalender islam, arah kiblat, mencari masjid terdekat serta restoran halal dan sebagainya. 

Kenali Kelompok & Aliran Dalam Islam di Indonesia

 

"Sesungguhnya ummatku akan terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, yang semuanya berada di Neraka, kecuali satu golongan".

Pakta Integritas Ijtima Ulama 2

 

Imam Syafei berkata :"Ikutilah 'Ulama yang dibenci kaum kafir, kaum munafiq, dan kaum fasik. Dan jauhilah 'Ulama yang disenangi kaum kafir, kaum munafiq, dan kaum fasik, karena dia akan menyesatkan kamu, menjauhkanmu dari Keridhoan Allah."

Pada prinsipnya para ulama yang tergabung ijtima Ulama yang meimiliki grass root gerakan 212 ini, bukanlah pendukung nama calon presiden, partai politik, koalisi partai dan sebagainya. Siapa pun dari mereka yang berpihak pada perjuangan Islam serta tidak zholim terhadap pihak umat muslim tentunya akan didukung

RA. Kartini, Tafsir Al Qur'an dan KH. Saleh Darat

 

Mengenai agamaku, Islam, aku harus menceritakan apa? Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?"

TAUSIAH

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Syafiq Riza Basalamah

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz  Syafiq Riza Basalamah

Sabtu 20 Mei 2017

Kajian Dhuha 09.00 | Akankah Lebih Baik?
Masjid Raya Al Musyawarah, Jl Boulevard Kelapa Gading 
Jakarta Utara 

Doa Sebelum (Niat) dan Sesudah Wudhu

 

Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaaffi ta’aalaa

Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah semata

Inspirasi Rezeki dari Saudi Arabia

 

Yang saya heran didalam kemalasan mereka tapi saat Dhuha dan adzan sholat berkumandang, mereka bergegas untuk pergi ke Masjid, tidak ada kompromi. Di balik santai nya mereka, yang kita sebut malas, ternyata mereka adalah orang2 bertaqwa.

Melatih Kebiasaan Sholat

 

"Saat kita sholat, kita sedang meletakkan kepala kita sejajar dengan kaki untuk menyerahkan diri secara penuh kepada Yang Maha Kuasa, dimana didalamnya berisi segala permohonan, pujian dan rasa sykur kepada Nya, betapa sombongnya kita yang berani menyerahkan urusan hidup sendirian dengan meningggalkan sholat." 

Ali Jaber

 

Syekh Ali Jaber sudah menghatamkan hafalan Al Quran nya pada usia 10 tahun dan kemudian sudah diamanahkan untuk menjadi imam masjid di Madinah sejak usia 13 tahun. 

BELAJAR ISLAM

Cara, Urutan, Bacaan Dan Gerakan Sholat

 

Berikut Urutan, Bacaan dan Gerakan Sholat dengan panduan urutan Berdasarkan urutan 13 Rukun Sholat dan Hal-Hal Sunah yang menyertainya 

Mengenal Jenis dan Sejarah Hadist

 

Pada masa awal Rasulullah melarang penulisan hadits agar tidak tercampur dengan periwayatan Al Qur'an. Setelah beberapa waktu, Rasulullah memperbolehkan penulisan hadits dari beberapa orang sahabat.

Sumber Ilmu Fiqih

Sumber fiqih adalah dalil-dalil yang dijadikan oleh syariat sebagai hujjah dalam pengambilan hukum. Dalil-dalil ini sebagian disepakati oleh ulama sebagai sumber hukum, seperti Al Qur’an, Sunnah dan Ijma’. Sebagian besar ulama juga menetapkan Qiyas sebagai sumber hukum ke empat setelah tiga sumber di atas

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).