sajada axa

 

Peduli Masyarakat Sekitar, AXA Mandiri dan BAZNAS Salurkan Paket Ramadhan Bahagia

Jakarta, 20 Juni 2017– Setelah menyerahkan dana Surplus Underwriting kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai wujud komitmen PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) dalam menjalankan amanah dari para pemegang polis asuransi syariah, hari ini AXA Mandiri kembali mengimplementasikan tujuan perusahaan yaitu “Empower People To Live A Better Life” dengan menyerahkan Paket Ramadhan Bahagia kepada masyarakatsekitar kantor pusat AXA Mandiri.

Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini sebagian dana surplus underwriting yang diserahkan kepada Baznas, digunakan untuk menyediakan paket bahan makanan.

President Director of AXA Mandiri Jean-Philippe Vandenschrick menjelaskan, “Tahun ini AXA Mandiri ingin berperan aktif dalam pendistribusian dana surplus underwriting yang kami serahkan.
Salah satu bentuknya adalah dengan menyediakan dan menyerahkan
langsung paket Ramadhan Bahagia kepada masyarakat yang membutuhkan”.

Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dan semakin dekatnya hari Raya idul Fitri, biasanya permintaan dan kebutuhan akan bahan makanan masyarakat meningkat tajam.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan Baznas untuk bisa membantu menyiapkan 1.000 paket Ramadhan Bahagia”, tambahnya.

Paket tersebut diserahkan secara langsung oleh jajaran direksi AXA Mandiri kepada pengurus Masjid Jami’ Raudhatul Falah yang berada di sekitar kantor pusat AXA Mandiri Jakarta.

Pada kesempatan yang sama Kepala Divisi Retail Nasional BAZNAS, Bapak Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan bahwa kerja sama ini sangat penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

Baznas menargetkan penyaluran 10.000 Paket Ramadhan Bahagia (PRB) kepada mustahik (golongan penerima zakat).

PRB merupakan sebuah program bantuan kebutuhan pokok yang diantarkan langsung ke rumah-rumah mustahik atas kerja sama dengan berbagai instansi di Indonesia, termasuk AXA Mandiri.

Director of In-Branch Channel AXA Mandiri Tisye Diah Retnojati menambahkan bahwa terwujudnya penyerahan Paket Ramadhan Bahagia melalui BAZNAS juga merupakan kontribusi para pemegang asuransi syariah AXA Mandiri. Melalui produk asuransi syariah, AXA Mandiri berusaha untuk memenuhi kebutuhan perlindungan yang dikelola dengan prinsip syariah bagi keluarga muslim.

Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah.

Sementara berbicara lebih lanjut mengenai penyerahan paket Ramadhan Bahagia kepada masyaraket sekitar, Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus mengatakan bahwa pilar AXA Mandiri untuk memberdayakan masyarakat merupakan
alasan utama mengapa bantuan ini disalurkan langsung oleh para pimpinan perusahaan.

“Dalam proses pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami, tentu harus ada peran aktif dari para direksi untuk menjadi suri teladan kepada seluruh elemen dalam
AXA Mandiri bahwa membantu masyarakat untuk bertumbuh dan sejahtera adalah napas dari perusahaan kami.

Dengan paket Ramdhan Bahagia ini kami harap dapat memenuhi kebutuhan dan melengkapi kebahagiaan di hari yang Fitri nanti”, tutup Henky.

 

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :

Mengenal Bank Syariah dan Perkembangannya

 


BERITA

Balasan Surat Cinta Karena Allah (Berbeda Tetapi Tetap Sayang)

Sungguh Allah telah memuliakan kita dengan Islam dan Iman sebagaimana pernyataan sahabat mulia Umar bin Khottob Radiallahu Anhu

Merangkul Generasi Online Mengenal Agamanya


Jika pada saat era televisi saja, serbuan pengaruh pemikiran yang jauh dari agama sudah sedemikian menjauhkan umat dari agamanya, apalagi generasi muda era media online yang lebih sulit lagi mengkontrolnya.

Mengenal Bank Syariah dan Perkembangannya

Keberadaan Bank Syariah masih melahirkan perbedaan pendapat para ulama. Hanya saja jika dibandingkan dengan Bank konvensional tentunya pilihan menggunakan Bank Syariah menjadi pilihan yang lebih tepat.

Mencari E-Commerce Bernuansa Islami

Umat Islam merupakan penduduk mayoritas di negeri ini, sehingga apa pun produk atau jasanya, baik Hotel, fashion, kuliner, Transportasi, Media, Pendidikan, Kesehatan dan sebagainya maka konsumen terbesarnya adalah umat muslim.

Tantangan Ekonomi Syariah

Indonesia adalah negeri dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Potensi ini seharusnya tidak menjadikan Indonesia, hanya kembali menjadi sasaran target pasar.

TAUSIAH

Rahasia Waktu Subuh

"Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak."

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Pesantren Daarut Tauhiid – Bandung

Inti aktivitas di Daarut Tauhiid adalah di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Namun sebagai sebuah pesantren, maka pesantren Daarut Tauhiid terdapat beberapa keunikan atau kekhasan dibandingkan pesantren lain pada umumnya.

Ali Jaber

Syekh Ali Jaber sudah menghatamkan hafalan Al Quran nya pada usia 10 tahun dan kemudian sudah diamanahkan untuk menjadi imam masjid di Madinah sejak usia 13 tahun.

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

BELAJAR ISLAM

Rukun Sholat

Rukun Shalat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat shalat. Jika salah satu rukun ini tidak ada, maka shalat pun tidak sah.

Cara, Urutan, Bacaan Dan Gerakan Sholat

Berikut Urutan, Bacaan dan Gerakan Sholat dengan panduan urutan Berdasarkan urutan 13 Rukun Sholat dan Hal-Hal Sunah yang menyertainya

 

Sholat Fardhu 5 Waktu

Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) adalah kewajiban medirikan sholat sebanyak lima kali dalam satu hari diwaktu yang telah ditentukan bagi setiap muslim, baik laki laki maupun perempuan. Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) merupakan rukun kedua dari 'Rukun Islam'.

KH. Hasyim Asy'ari

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia.

Syarat Sah Sholat

Untuk melaksanakan Sholat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sholat yang kita lakukan menjadi sah atau  diterima oleh Allah SWT.