sajada muhammad ali

 

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

Penggemar tinju dunia kini tengah berduka dengan kepergian petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali.

Petinju yang aslinya bernama Cassius Marcellus Clay Junior, berganti nama menjadi Muhammad Ali (Nama pemberian dari seorang tokoh Muslim, Nation of Islam (NOI), Elijah Muhammad, pada tahun 1964) saat Ali berusia 22 tahun.

Menjelang pertandingan Ali versus Sonny Liston untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas berat, Ali sudah memiliki ketertarikan dengan agama islam dan mulai mempelajarinya dibawah bimbingan Kapten Sam Saxon (sekarang Abdul Rahman) dan tokoh-tokoh NOI lainnya.

Atas rahmat Allah, Ali pun memenangkan pertandingan tersebut, dan dakwah pertamanya sungguh spektakuler dan dilakukannya dilakukan bersamaan saat dia mengucapkan dua kalimat syahadat didepan jutaan mata dari seluruh dunia yang mengamati pertandingan tersebut.

Usai bersyahadat, Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

Dia pun mengumumkan nama barunya "Muhammad Ali". Sebagai pejuang kesetaraan ras, Ali mengatakan. " Islam tidak membeda-bedakan warna kulit, etnis, dan ras. ”Semuanya sama di hadapan Allah SWT, yang paling utama di sisi Tuhan mereka adalah yang paling bertakwa.”

Semenjak itu sebagai petinju yang sedang berada di puncak karir, Ali tak pernah sepi dari mendakwahkan islam, ”Aku bertambah yakin bahwa Islam adalah agama yang hak, yang tidak mungkin dibuat oleh manusia. Aku mencoba bergabung dengan komunitas Muslim dan aku mendapati mereka dengan perangai yang baik, toleransi, dan saling membimbing. Hal ini tidak aku dapatkan selama bergaul dengan orang-orang Nasrani yang hanya melihat warna kulitku dan bukan kepribadianku.’

Saat penyakit parkinson menyerang dirinya, dengan kepribadian muslim yang tawadhu dia pun berujar, "Hidup ini adalah ilusi, Aku menaklukkan dunia, tapi tak membuatku puas, Allah memberikan penyakit ini untuk mengingatkan aku bukanlah yang nomor satu, melainkan Dia."

Mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosanya dan menerima segala amal baiknya.

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif


TRANSLATE

Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish