sajada brand

 

Jika Islam adalah Sebuah Brand

Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia.

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

 

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”.
(Surat al-Anbiya, ayat 107)

 

Brand, apakah Brand itu?

Berikut ini adalah penjabaran sederhana untuk memahami Brand.

Anda sendiri adalah salah satu dari Brand.

Karena Anda adalah sebuah Brand, maka Nama anda adalah Merk, Wajah anda adalah Logo, Pakaian dan aksesoris anda adalah desain, Perkataan anda adalah Marketing dan PR , Sikap anda adalah Corporate Culture, Respon anda adalah Costumer Service, Kepedulian anda adalah CSR, Janji anda adalah Tagline, Hasil kerja anda adalah Produk.

Dan disaat anda adalah sebuah Brand, semua perangkat dari Brand tadi atau elemen Branding harus memiliki satu visi yang sama agar value yang ingin anda sampaikan ke konsumen akan tertangkap jelas dan konsumen pun tidak mentafsirkan anda dengan value yang berbeda.

Hal ini dapat kita lihat dari betapa konsistennya Brand-Brand besar menjaga perangkat-perangkat Branding tadi sehingga value yang mereka sampaikan sesuai dengan value yang kita ingat terhadap brand mereka, contoh value Branding yang ditangkap sama oleh korporat dan ingatan kita adalah :

Apple dengan value "Think Different", Pegadaian dengan value "Mengatasi Masalah tanpa masalah" dan sebagainya

Kemudian dalam Branding Politik, dapatkah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, siapa penyandang Tagline Pemimpin Besar Revolusi? Bapak Pembangunan? Lokomotif Reformasi? Pluralis? Revolusi Mental? Macan Asia?

Bila pertanyaannya dapat terjawab maka dapat disimpulkan Awareness Branding-nya berhasil atau (sebut saja, jika ada) konsultan Branding mereka telah bekerja dengan baik, dari sisi keberhasilan dalam memberikan positioning yang menjadi populer pada tokoh-tokoh tersebut.

Hanya saja kalau value tersebut tidak kita rasakan atau berbeda dengan persepsi mayoritas masyarakat bahkan bertolak belakang pada kenyataanya, maka kegiatan Branding tersebut gagal atau hanya "Pencitraan" (Sebagaimana sering disebut oleh kalangan media, walau istilah tersebut tidak cocok dalam ilmu marketing).

Ujung-ujungnya produk akan ditinggalkan, seperti kasus hilangnya banyak suara pada parpol yang mengusung Iklan "Katakan Tidak Pada Korupsi".

 

Belajar Branding dari Rasulullah SAW.


1. Personal Branding

Rasulullah SAW, memiliki banyak gelar, salah satunya gelar "Al Amin " atau terpercaya. Jika kita coba kaitkan dengan paparan mengenai Branding diatas untuk dapat belajar dari beliau, Branding "Al Amin" ini sangat melekat.

Ini dapat dicapai karena beliau memiliki satu value yang sama dalam semua perangkat Brandingnya.

Sebagaimana sering kita baca dalam catatan sejarah mengenai beliau, Rasulullah SAW memiliki ucapan, sikap, perbuatan, respon, kepedulian dan sebagainya yang tidak ada yang keluar dari value "terpercaya".
Gelar tersebut bukanlah klaim pribadi tetapi diberikan oleh penduduk Mekah pada saat itu, bahkan nantinya tetap diakui oleh mereka yang memusuhi beliau setelah periode kenabiannya dan hingga saat ini.

Personal Brand yang kuat tersebut, didapat karena adanya satu kesamaan visi antara hati, lisan dan perbuatan. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam dalam mencapai iman yang sempurna, yaitu memenuhi syarat Tashdiq bil Qalbi (dibenarkan oleh hati), Iqrar bil Lisan (diucapkan dengan lisan) dan Amal bil Arkan (diwujudkan dalam
perbuatan).


2. Produk Branding

Steve Jobs adalah Apple, Bill Gates adalah microsoft dan lain-lain, tetapi apakah mereka juga pengguna fanatik atas semua produk-produk mereka melebihi para konsumennya? dan apakah mereka bisa menjawab seluruh pertanyaan hingga yang terkecil tentang produk mereka tanpa bantuan staff ahli mereka?

Bisa jadi Steve Jobs menggunakan Microsoft Office, saat Apple belum memiliki software kantoran yang handal. Bisa jadi Bill Gates tidak menggunakan software IE miliknya tetapi menggunakan Google Chrome yang lebih handal.

Jika AlQur'an adalah produk dan Rasulullah SAW adalah personal yang mewakili produk, sebagaimana yang kita tahu, Rasulullah SAW disebut sebagai Al Qur'an berjalan.

Rasulullah hafal dan membuat banyak orang ikut menghafalkannya, Rasulullah membacanya berkali-kali sampai khatam dan membuat orang-orang juga berkali-kali mengkhatamkan, Rasulullah mengajarkan semua hal dalam Al Qur'an mulai dari cara membacanya, melagukannya, menjelaskan isi kandungannya, memberi tahu manfaatnya dan membuat banyak orang melakukan hal-hal tersebut.

Bahkan segala detik kehidupan Rasullullah adalah penerapan Alqur'an dimana hanya Rasulullah SAW sendirilah yang mampu melakukannya.

Sehingga segala perkataannya, perbuatan bahkan diamnya Rasulullah menjadi dasar hukum dalam Islam, yang kita kenal sebagai Hadist.

JIka Rasulullah bicara tentang sholat malam, beliau lah yang melakukan sholat malam hingga diriwayatkan kakinya pun bengkak, Saat Rasulullah bicara tentang sedekah, beliau pula yang menjadi orang yang bersedekah paling banyak.

 

3. Menjaga Value dari Brand Islam

Islam sebagaimana yang kita yakini pastinya memiliki value yang baik. Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah-pendakwah Islam adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation.

Bila terjadi pergeseran persepsi mengenai Islam yang melenceng dari value Islam yang sesungguhnya, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah.

Diantara value-value Islam yang kita kenal, adalah Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin (Agama yang membawa rahmat untuk alam semesta).

Apakah value itu kini masih dirasakan oleh seluruh manusia? termasuk non muslim? karena kata "Alam semesta" itu menggambarkan bahwa target audiens dari rahmat itu adalah untuk seluruh manusia bahkan alam semesta.

Jika seandainya dilakukan survei terhadap seluruh manusia di dunia, baik muslim maupun non muslim apakah value itu bisa kita dapat?

Jika ternyata hasil survey menyatakan value yang sebaliknya, jangan-jangan para ujung tombak marketing dan PR kita telah keluar dari kaidah pemasaran (dakwah) yang diajarkan Rasulullah SAW.

Memang bisa saja terjadi karena serangan persepsi dari luar dimana musuh-musuh Islam memang memiliki corong pembuat persepsi (media) yang kuat, ini harus dibenahi dengan kita juga memiliki memiliki media yang kuat, tetapi akan sama saja jika media kuat milik kita juga melakukan hal-hal yang kontra produktif sehingga
memunculkan pergeseran value tadi?

Sering atau tidakkah kita mendengar, membaca, melihat materi dakwah baik di podium khutbah, tulisan media, tayangan televisi, sosial media dan sebagainya yang menebarkan kebencian, fitnah, permusuhan?

Padahal bukan pernyataan kebencian, fitnah, permusuhan dari Rasulullah SAW yang menyebabkan Umar Bin Khattab RA, Khalid Bin Walid, Abu Sufyan hingga pengemis yahudi buta dan lain-lain yang membawa mereka masuk islam.

Betapa Doa Rasulullah SAW dan bacaan Al Qur'an yang membuat manusia sekeras Umar Bin Khattab tersungkur, menangis minta diantar ke Rasulullah SAW untuk masuk Islam.

Betapa kesejukkan hati Rasulullah SAW yang membuka mata Kaum Kafir Mekah untuk berbondong-bondong masuk Islam, saat peristiwa kemenangan penaklukkan Mekah, pengikut muslim berkata, "ini adalah hari balas dendam." beliau malah berkata, "Bukan, Ini adalah hari kasih sayang."

Betapa suapan-suapan makanan dengan lemah lembut dari Rasulullah SAW kepada seorang Yahudi buta yang selalu mencaci-makinya saat disuapi karena tidak tahu bahwa yang menyuapi adalah Rasulullah SAW, yang membawa Yahudi buta tersebut masuk islam.

Semoga kita dapat mencontoh Rasulullah SAW dalam berdakwah agar value Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin dapat dirasakan oleh seluruh semesta.

 

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif 


NEWS

Jika Islam adalah Sebuah Brand

 

Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation. Bila terjadi pergeseran persepsi, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah. 

Tata Cara Pengurusan Sertifikat Halal MUI

 

Sertifikat Halal MUI adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syari’at Islam. Sertifikat Halal MUI ini merupakan syarat untuk mendapatkan ijin pencantuman label halal pada kemasan produk dari instansi pemerintah yang berwenang. 

Aksi Simpatik 55, Jalan Kaki Dari Istiqlal Ke Mahkamah Agung

 

GNPF MUI akan kembali menggelar aksi damai sebagai kelanjutan Aksi Bela Islam 212. Aksi dengan tema "Aksi Simpatik 55" akan di selenggarakan pada tanggal 5 Mei 2017 dimulai dengan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan berjalan kaki ke Mahkamah Agung (MA).

Ustadz Haikal Hassan Bersama Ulama Mendeklarasikan Dukungan Untuk Anies Baswedan Untuk Pilpres 2019

 

Ustadz Haikal Hassan beserta sejumlah ulama melalui 'Gerakan Indonesia untuk Indonesia' hari jumat ini mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) di pilpres 2019. 

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

 

Usai bersyahadat, Petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

EKONOMI SYARIAH

Peduli Masyarakat Sekitar, AXA Mandiri dan BAZNAS Salurkan Paket Ramadhan Bahagia

 

Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah. 

Wujudkan Indonesia Sebagai Kiblat fashion Muslim Dunia

 

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi ini harus menjadi sebuah modal awal untuk melangkah sebagai pemain terdepan. 

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

Dompet Dhuafa Kirim Dai Ambassador ke Berbagai Negara

 

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013 

BELAJAR

Bab: Wajibnya meriwayatkan dari tsiqat

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Wajibnya meriwayatkan dari tsiqat

 

Sumber Ilmu Fiqih

Sumber fiqih adalah dalil-dalil yang dijadikan oleh syariat sebagai hujjah dalam pengambilan hukum. Dalil-dalil ini sebagian disepakati oleh ulama sebagai sumber hukum, seperti Al Qur’an, Sunnah dan Ijma’. Sebagian besar ulama juga menetapkan Qiyas sebagai sumber hukum ke empat setelah tiga sumber di atas

Hukum Dalam Fiqih

Hukum Dalam Fiqih Terbagi Menjadi Lima

Bab: Syafaat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam untuk Abu Thalib

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Syafaat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam untuk Abu Thalib

 

Bab: Dalil bahwa tidurnya orang yang duduk tidak membatalkan wudlu

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Dalil bahwa tidurnya orang yang duduk tidak membatalkan wudlu

 

TAUSIYAH

Berbeda Tetapi Tetap Sayang

 

Sungguh walau kami berdua berbeda faham, tetapi beliau mau hadir untuk memberi tausiyah walau tidak ikut zikir bersama. Beliau tidak berqunut, tetapi saat sholat subuh di mesjid Az Zikra disamping abang, beliau ikut berqunut.

Usia 40 Tahun, Belum Ada Minat Terhadap Agama, Pertanda Buruk Sisa Umur

 

Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. 

Jangan Membenci Saat "Yang Berbeda" Bertanya

 

Seseorang bertanya, : "Kenapa Allah menurunkan Agama Yahudi dan Nasrani melalui nabi-nabinya? Jika Islam turun melalui Nabi Muhammad SAW, Bagaimana nasib Nabi-Nabi yang tidak beragama Islam sebelum jaman Rasulullah SAW?"

 

Mintalah Pertolongan Allah

 

Pernahkah kita merasa berada di titik nadir, dimana kesulitan yang kita miliki seolah-olah sudah tidak ada lagi jalan keluarnya?

Ucapan Selamat Saat Idul Fitri dan Jawabannya

 

Saat hari raya idul fitri, kita terbiasa saling mengucapkan selama untuk sesama muslim, lalu bagaimana ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan diikuti oleh sahabat Nabi? Bagaimana pula jawabannya?

SEJARAH

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

REFERENSI

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Habib Muhammad Rizieq Syihab

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Habib Muhammad Rizieq Syihab Rabu 17 Mei 2017 

Khalid Basalamah

 

Ustadz Khalid Basalamah menjalani pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah lalu melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia dan melanjutkan lagi pendidikan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Syafiq Basalamah

 

Merupakan alumni Pesantren Islam Al Irsyad Bondowoso. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Madinah, dengan predikat “Summa Cumlaude”. 

Pesantren Daarut Tauhiid – Bandung

 

Inti aktivitas di Daarut Tauhiid adalah di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Namun sebagai sebuah pesantren, maka pesantren Daarut Tauhiid terdapat beberapa keunikan atau kekhasan dibandingkan pesantren lain pada umumnya. 

Muhammad Syafii Antonio

 

Muhammad Syafii Antonio adalah seorang muslim keturunan Tiong Hoa yang menjadi pakar ekonomi syariah di Indonesia. 

DOA

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“  

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

 

Robbii Zidnii ‘Ilmaa, Warzuqnii Fahmaa, Waj’alnii Minash-Shoolihiin

Ya Allah Tambahkanlah aku ilmu, Dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.

Doa Sebelum (Niat) dan Sesudah Wudhu

 

Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaaffi ta’aalaa

Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah semata

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.