Masuk Melalui Iklan Media Online Islami

Saat berkunjung ke media online islami, pengunjung sering menemukan iklan yang memunculkan wajah Yesus atau Isa Almasih, yang tentunya wajah khayalan versi umat Kristen. Yang menarik didalam iklan tersebut, iklan tersebut, terdapat tulisan-tulisan yaitu penggalan terjemahan dari Alquran surat Alfatihah ayat 6, yaitu : "Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus", "Nama Isa Almasih" hingga "Akulah Jalan Yang Lurus".

Bagi pembaca muslim, terjemahan ayat tersebut pasti sangat dikenal, hanya saja saat terjemahan tersebut disandingkan dengan gambar wajah khayalan Yesus atau Isa Almasih versi umat kristen dan tulisan-tulisan tadi, tentunya ini dapat memancing rasa penasaran, sehingga akhirnya banyak juga yang terjebak untuk melihat tautan link dari iklan tersebut. Ini terlihat dari rank alexa website tautan dari iklan tersebut yang cukup bagus. Ternyata strategi mereka dalam menggiring pembaca muslim untuk mengunjungi website mereka cukup jitu.

Jika tidak jeli, saat masuk website tersebut (www.isadanislam.org), pembaca muslim yang awam akan mengira sedang mengunjungi situs website islami. Mereka tampil dengan topeng, yaitu menggunakan nama "Isa" dan "Islam", juga menggunakan warna dominan hijau yang sering dipakai oleh berbagai aktifitas bernafas islami.

Judul artikel-artikelnya pun sebagaimana layaknya pada media Islam, seperti :

  • Hal Yang Terutama Pada Bulan Ramadhan,
  • Mukmin – Kembali ke Fitrah Atau Menjadi Benar di Hadapan Allah?
  • Isa Al-Masih Dalam Al-Quran dan sebagainya.

 

Padahal isi artikelnya walaupun menampilkan ayat-ayat Al Qurán, justru malah melecehkannya, Jika dikaitkan dengan isu "Toleransi & Kebhinekaan", hal ini tentu sangat mengganggu, mengingat mereka dengan sangat jelas membuat website ini untuk ditujukan kepada pembaca muslim. Tuduhan ini beralasan karena mereka tampil dengan kedok "seolah"islam dan menempatkan iklan-iklannya pada banyak webite dan blog islami.

Bandingkan dengan tokoh perbandingan agama dari kalangan muslim seperti Zakir Naik, beliau tampil secara terbuka tanpa tipu-tipu berkamuflase menjadi pendeta, umat kristen yang datang ke acara beliau tentunya dengan "kesadaran penuh" bahwa dirinya datang ke komunitas muslim dan harusnya sudah siap dengan bekal ilmu yang memadai jika ingin berdebat langsung mengingat banyak rekaman video yang bisa dilihat dan dipelajari.

Inti dari keseluruhan isi website ini adalah, mereka mencoba mencari persamaan antara Islam dan Kristen tetapi untuk tujuan memberikan pembenaran tentang ajaran Kristen melalui dalil-dalil Islam yang dihubung-hubungkan dengan sangat memaksa.


Konsep Berpikir Muhammad Menunjukkan Jalan, Isa Al-Masih Adalah Jalan.

Ini adalah salah satu artikel andalan pada website tersebut dari tautan iklan yang mencatut Al Quran surat Alfatihah ayat 6, yaitu : "Tunjukilah kami jalan yang lurus".  

Penggiringan pemikirannya adalah dengan mencontohkan Nabi Muhammad seperti seorang tour guide yang tidak layak karena tidak tahu "Jalan yang lurus". 

Menurut artikel mereka, Isa Al-Masih adalah satu-satunya “Jalan Lurus” yang dapat memberi jaminan surga kepada setiap orang.  Nabi Islam menunjukkan kepada satu jalan yang diakuinya tidak pasti membawa ke surga.  Isa Al-Masih menjamin bahwa Dia-lah Jalan yang pasti membawa ke sorga.

Mereka menafsirkan  Al Quran surat Alfatihah ayat 6, yaitu : "Tunjukilah kami jalan yang lurus", sebagai kebingungan Nabi Muhammad. Sebenarnya mereka lah yang sedang bingung, dari cara penafsirannya saja sudah terlihat kedangkalan dari riset mereka.

Ilmu tafsir dalam Islam merupakan ilmu yang dalam dan seorang penafsir harus memiliki kualifikasi yang layak. Hal ini nanti akan kita jelaskan, tetapi untuk menjawab argumen mereka, sebenarnya sangat simpel, bahkan ayat-ayat selanjutnya dari Al Qurán surat yang sama yang akan menjelaskannya.

 

اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ

5. Artinya: “Tunjukilah Kami jalan yang lurus.”


صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ

6. Artinya: “Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau berikan nikmat atas mereka.”


غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

7. Artinya: “Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat.”

 

Ulama tafsir menjelaskan bahwa :

Orang yang dimurkai adalah orang yang sudah mengetahui kebenaran akan tetapi tidak mau mengamalkannya. Contohnya adalah kaum Yahudi dan semacamnya.

Sedangkan orang yang tersesat adalah orang yang tidak mengamalkan kebenaran gara-gara kebodohan dan kesesatan mereka. Contohnya adalah orang-orang Nasrani dan semacamnya.  

 

Jadi justru ayat tersebut merupakan doa yang selalu kita lafazkan dalam sholat agar terhindar dari pengaruh dari orang-orang yang jalannya menyimpang, yaitu Yahudi dan Nasrani.

justru ayat tersebut juga merupakan doa agar kita tidak ikut-ikutan menyembah Isa Almasih sebagai nabi.

 

Dalam Islam Semua Harus Berdasarkan Dalil

Islam adalah agama satu-satunya yang menjunjung tinggi dalil hukum. Pegangannya adalah Al Qurán dan Hadist.

 

Al Qurán

Al Qurán adalah firman Allah yang menjadi sumber utama hukum dimana untuk menjaga ke-otentikkannya, isinya tidak boleh berubah satu huruf pun, sejak dari Nabi Muhammmad shallallahu alaihi wasallam hingga jaman ulama jaman sekarang bacaannya sama.

Bahkan sebagai salah satu bukti bahwa Al Qurán itu mukjizat, Al Qurán merupakan satu-satunya buku paling tebal yang paling banyak penghafalnya bahkan bisa dihafal oleh anak-anak.  Jika ada kesalahan satu huruf saja (bahkan kesalahan pengucapan antara alif dengan ain, dimana keduanya dilambangkan secara latin dengan huruf A tetapi berbeda dalam pengucapan), maka hafalannya belum lulus untuk disebut sebagai seorang tahfiz (penghafal Al Qur 'an).

Itulah sebabnya walau pun diterjemahkan ke berbagai bahasa tetapi huruf asli dari bahasa arab tetap harus disertai. Demikianlah Allah menjaga keaslian Al Qur'an.

 

Hadist

Hadist adalah segala perkataan, perbuatan bahkan diamnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam (yang merupakan tanda persetujuan). Hadist merupakan bentuk praktek nyata penerapan Al Qurán.  

Bayangkan, seluruh aktivitas Nabi merupakan landasan hukum. Aktivitas ini disaksikan, dicatat atau diceritakan oleh para sahabat nabi secara turun temurun. Lalu dimana letak ke-otentikkannya agar memastikan berita aktivitas nabi ini tidak mengalami distorsi? Mengingat jarak hadist yang kita tahu pada saat ini sangat jauh dari jaman Nabi.

Dalam ilmu hadist ada istilah sanad atau silsilah penutur (dalam bahasa sederhana). Sisilah para penutur sejak jaman Nabi, sahabat dan selanjutnya harus mempunyai standar kualifikasi khusus, selain memiliki tingkat keilmuan juga harus memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi.

Jalur silsilah dan standar kualitas para penuturnya itu akan menentukan level ke-otentikkan (ke-shahihan) hadist.

Jangankan cuma masalah hafalan dari penutur yang mudah lupa, bahkan sekalipun dia punya hafalan yang bagus tetapi pernah didapati berbohong, maka maka level hadist yang diriwayatkannya bisa mennyandang predikat tidak shahih, dhoif (lemah) hingga palsu . 

Saking tingginya standar kualitas para periwayat hadist, kan jika seorang penutur melanggar sunah (hadist) terkecil saja, misalnya minum menggunakan tangan kiri, maka hadist yang diriwayatkannya juga menjadi dhoif (lemah). 

Ini hanya penjelasan sangat singkat dan sederhana tentang Al Qur'an dan Hadist.  Sebenarnya butuh kajian mendalam untuk lebih mengenalnya.

Oleh karena itu sangat aneh, jika orang Kristen yang pastinya tidak hafal Al Qur'an tidak punya referensi hadist shahih memberikan tafsir tentang Al Qurán. Sangat berbeda sekali dengan penafsiran dari Biblle mereka yang dimana para pendetanya sendiri tidak tahu mana  kitab yang dipalsukan dan mana yang asli, karena mereka sendiri tidak hafal bible versi bahasa ibrani (jika dianggap otentik).

Didalam Islam semua ritualnya harus tertulis dalam dalil, tidak ada ritual Islam yang boleh dikarang-karang. Siapa Tuhan? Apa agama yang dipilih Tuhan? Perintah Sholat, Bacaan Sholat, bahkan urusan kecil untuk adab dan kebersihan di kamar mandi saja semuanya tertuang dalam dalil.

Bandingkan dengan mereka. Adakah dalil dari agama mereka yang menyatakan Yesus adalah Tuhan? Sembahlah Yesus? Ibadah Hari Minggu? Gereja adalah tempat ibadah? Perayaan Natal? Paskah? Tentu saja tidak ada. Jangan heran jika mereka menafsirkan Al Qurán sebagaimana mereka menafsirkan kitabnya sendiri. 

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 


BERITA

Tabligh Akbar Politik Islam - Subuh Berjama'ah di Masjid Al Azhar

Semenjak bergulirnya masalah "Penistaan Al qur'an", terlepas dari masalah itu sendiri, rupanya membawa dampak positif, yaitu merekatnya kembali ukhuwah Islamiyah. 

Saat Majelis Ilmu Dibubarkan, Siapa Yang Diuntungkan?

Jika sahabat Rasulullah SAW yang bertemu dan mendapat gemblengan langsung dari Rasulullah SAW saja bisa berbeda pendapat, apalagi umat Islam saat ini yang jenjang waktunya sangat jauh dari masa Rasulullah SAW.

Aksi Simpatik 55, Jalan Kaki Dari Istiqlal Ke Mahkamah Agung

GNPF MUI akan kembali menggelar aksi damai sebagai kelanjutan Aksi Bela Islam 212. Aksi dengan tema "Aksi Simpatik 55" akan di selenggarakan pada tanggal 5 Mei 2017 dimulai dengan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan berjalan kaki ke Mahkamah Agung (MA).

Yang Muda Yang Cinta Al Qur'an

Saat ini terjadi fenomena yang mudah-mudahan menjadi momentum mencapai kembalinya kejayaan Islam, dimana banyak para generator pembangkit Islam yang mencoba mengembalikan rasa cinta dengan AlQur'an.

Lembaga Keuangan Syariah

Sistem Keuangan syariah adalah suatu sistem keuangan, seperti perbankan, asuransi dan sebagainya yang pelaksanaannya dilakukan berdasarkan hukum Islam (syariah). 

TAUSIAH

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Mintalah Pertolongan Allah

Pernahkah kita merasa berada di titik nadir, dimana kesulitan yang kita miliki seolah-olah sudah tidak ada lagi jalan keluarnya?

Syafiq Basalamah

Merupakan alumni Pesantren Islam Al Irsyad Bondowoso. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Madinah, dengan predikat “Summa Cumlaude”.

BELAJAR ISLAM

KH. Ahmad Dahlan

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu.

Mahzab Ulama Fiqih

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'. Ini adalah pengertian mazhab secara umum.

Pembagian Hukum Fiqih

Fikih (Fiqh) adalah salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Allah.

Rukun Islam

Rukun adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi, jadi Rukun Islam adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang muslim atau muslimat.

Hukum Dalam Fiqih

Hukum Dalam Fiqih Terbagi Menjadi Lima