sajada sekuler

 Islam Adalah Satu-satunya Agama Paling Detail

Dalam Islam, segala urusan perintah maupun larangan, semuanya memiliki dalil yang jelas. Jangankan urusan-urusan besar seperti masalah politik, urusan-urusan kecil saja, seperti adab di kamar mandi saja memiliki dalil. Sebelum dan sesudah masuk kamar mandi, ada doanya. Gunakan kaki kiri untuk masuk kamar mandi dan gunakan kaki kanan saat keluar dari kamar mandi. Ada larangan bicara, ada keterangan mengenai air apa yang boleh dipakai untuk menyucikan, berapa volumenya dan sebagainya.

Apalagi urusan-urusan besar seperti masalah politik, toleransi, ekonomi dan sebagainya, seorang ulama Islam dapat menyebutkan dengan mudah dalilnya ada dimana, ada di ayat Al Quran mana saja, ada di hadist riwayat yang mana dan sebagainya.

Tak heran jika seseorang yang mengaku beragama Islam tetapi mengatakan jangan membawa urusan politik kedalam agama, dapat dikatakan bahwa orang tersebut kurang memahami agamanya sendiri.

Rasulullah SAW, selain adalah seorang nabi, beliau juga merupakan pemimpin negara yang juga dapat disebut sebagai pemimpin politik.

Beliau tidak hanya mengajari umatnya mengenai tata cara peribadatan tetapi beliau juga lah yang memimpin umatnya membebaskan diri dari tekanan pihak Mekah yang pada saat itu belum memeluk Agama Islam, membalas penghianatan kaum Yahudi di Madinah, menyikapi tancapan kuku dua imperium raksasa Romawi dan Persia.

Beliau juga yang memutuskan kapan waktu berperang, kapan waktu berdiplomasi, berperang dengan siapa, siapa yang dipercaya untuk menjadi panglima perang hingga bagaimana strategi militernya.

Jika para raja atau presiden mengatur negaranya dari dalam istana, Rasulullah SAW yang memilih hidup sederhana, mengatur negara dari dalam Masjid. Sehingga Masjid mempunyai fungsi yang lebih dari sekedar tempat ibadah seperti sholat.

Dari dalam masjid lah Islam berkembang keseluruh penjuru dunia. Bahkan saking pentingnya fungsi Masjid, bangunan pertama dibuat Rasulullah SAW saat hijrah ke Madinah adalah Masjid.

Melarang kegiatan politik di Masjid atau Memisahkan Islam dengan Politik sama saja dengan meninggalkan cara-cara yang diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan pelarangan ini memang sangat diharapkan oleh pihak-pihak yang memusuhi Islam untuk melemahkan Islam.


Belajar Dari Sejarah Indonesia (Nusantara)

Saat Portugis dan Spanyol datang ke wilayah Nusantara pada abad 15, belum ada negara yang bernama Indonesia. Mereka yang sedang melakukan perjalanan "Misi penjarahan kekayaan alam sekaligus penyebaran Agama Kristen" ternyata harus berhadapan dengan negara-negara atau kerajaan-kerajaan Islam yang berada di wilayah yang kini disebut nusantara.

Jadi Era perlawanan terhadap penjajah pada abad 15 hingga awal abad 19 kurang tepat jika disebut perjuangan Bangsa Indonesia, karena didalam sejarah, nama Indonesia secara resmi menjadi nama bangsa baru dideklarasikan dalam sumpah pemuda tahun 1928 dan menjadi nama negara pada proklamasi 1945.

Fakta sejarah mengatakan bahwa sekitar 4 abad yang terjadi adalah "Perlawanan kerajaan-kerajaan Islam" di Nusantara terhadap penjajah, mulai dari kerajaan Islam Banten, Mataram Islam, Gowa, Ternate, Tidore, Aceh dan sebagainya yang melahirkan nama-nama para pahlawan yang juga muslim, seperti Fatahillah, Sultan Agung, Sultan Hasanudin, Nyi Ageng Serang, Sultan Nuku, Ahmad Lusi (Patimura), Sultan Badarudin, Tuanku Tambusay, Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Raden Inten, Pangeran Antasari, Teuku Umar dan sebagainya.

Tanpa bermaksud meniadakan peran masyarakat nusantara yang non muslim dalam perang perlawanan terhadap penjajah tetapi kondisi Nusantara pada saat datangnya para penjajah mulai dari Portugis hingga Belanda, memang agama Islam menjadi agama resmi kerajaan-kerajaan diseluruh Nusantara, kecuali Kerajaan di Bali.

Beberapa data sejarah perlu dikoreksi atau diteliti. Sekolah-sekolah telah mengajarkan bahwa Patimura bernama Thomas Matulessy, sehingga mengesankan Patimura adalah seorang non muslim, ditambah kita melihat maluku dengan kondisi saat ini dimana penduduk muslimnya tidak mencapai 50%.

Beberapa ahli sejarah ternyata menemukan data lain bahwa Patimura itu bernama Ahmad Lusi, masih keturuan bangsawan, Sultan Abdurrahman dari kerajaan Islam Sahulau di Maluku.

Maluku pada saat itu sangat jauh berbeda dengan saat ini. Mungkin persis sama dengan kondisi Spanyol. Masyarakat Spanyol tadinya adalah penduduknya beragama Islam. Ternyata penaklukan Spanyol juga memaksa penduduknya untuk berganti Agama.

Maluku pada saat itu (abad 15) adalah wilayah kerajaan-kerajaan Islam, sehingga dinamakan Maluku yang berasal dari bahasa Arab, Al Mulk" yang berarti "negeri para raja".

Data sejarah yang diajarkan di sekolah mengenai "Sisingamangaraja XII" juga perlu diteliti lebih lanjut karena ternyata ditemukan data-data bahwa Sisingamangaraja adalah keturunan dari Raja Minangkabau. Beliau juga merupakan raja batak yang ditunjuk oleh kerajaan Islam Pagaruyung yang juga merupakan wilayah kekuasaan kerajaan Islam Aceh. Sehingga tak heran jika stempel Sisingamangaraja XII terdapat huruf arab.

 

Christiaan Snouck Hurgronje

Catatan sejarah paling penting yang harus menjadi pelajaran umat Islam di Indonesia adalah peran "Christiaan Snouck Hurgronje" dalam membuat formula meruntuhkan perlawanan Islam di Nusantara.

Tokoh orientalis dari Belanda, yang cum laude dari Universitas Leiden untuk mata kuliah Ilmu Teologi dan Sastra Arab,dengan disertasi Het Mekaansche Feest (Perayaan di Mekah).

Penguasaan bahasa Arab dan pengakuannya menjadi mualaf membuatnya bisa masuk ke kota Mekah dan para ulama tak segan membimbingnya dan mengganti namanya menjadi Abdul Ghaffar. Seluruh aktivitas Snouck selama di Saudi ini tercatat dalam dokumen-dokumen di Universitas Leiden, Belanda.

Untuk penelitiannya yang luarbiasa itu, ia dianugerahi “Bintang Salib Singa Belanda” tanggal 5 Desember 1899. Ia bahkan pernah mengarang khotbah jum’at yang mengandung do’a dalam bahasa Arab untuk kesejahteraan Ratu Belanda Wilhelmina. Khotbah dan do’a itu kemudian dikenal di kalangan umat Islam sebagai “Khotbah Penjilat ”

Mahalnya ongkos perang dan sulitnya memadamkan semangat jihad dari kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara membuat Belanda memanfaatkan pengetahuannya untuk mencari kelemahan Islam.

Kemudian Snouck Hurgronje menjadikan Aceh sebagai laboratium untuk membuat formula yang dibutuhkan pemerintah Belanda.

 

Formula Snouck Hurgronje tersebut adalah :

1. Hantam Para Ulama (Judul penelitiannya "kejahatan-kejahatan Aceh")

Snouck Hurgronje menegaskan bahwa yang berada di belakang perang dahsyat Aceh dengan Belanda adalah para Ulama, sedangkan tokoh-tokoh formalnya bisa diajak damai dan dijadikan sekutu, karena mereka hanya memikirkan bisnisnya.

Islam harus dianggap sebagai faktor negatif, karena dapat menimbulkan semangat fanatisme agama di kalangan muslimin yang membangkitkan rasa kebencian dan permusuhan terhadap Belanda.

Jika dimungkinkan “pembersihan” ‘Ulama dari tengah masyarakat, maka Islam takkan lagi punya kekuatan di Aceh. Setelah itu, para tokoh-tokoh adat bisa dikuasai dengan mudah.

Kepada rakyat Aceh, Snouck Hurgronje menanamkan untuk "Memisahkan masalah agama dengan masalah politik.


2. Devide et Impera (Judul penelitiannya "Atjeh Verslag")

Snouck Hurgronje menemukan formula yang sangat efektif, efisien dan low cost yaitu politik Devide et Impera (adu domba).

Kepada Uleebalang (pemimpin formal), Snouck Hurgronje melemparkan isu bahwa pemimpin Aceh yang sesungguhnya bukanlah Uleebalang tetapi Ulama, karena ulama lebih dipatuhi oleh rakyat ketimbang Uleebalang.

Kapada Ulama, Snouck Hurgronje mendekati ulama untuk memberikan fatwa-fatwa yang mengkritisi Uleebalang.

Formula Snouck Hurgronje terbukti ampuh memadamkan perlawanan Islam di Nusantara.

Bahkan Belanda pun kemudian mewarisi catatan sejarah versi mereka kepada kita yang telah menghapus catatan, bahwa semangat jihad dan pekik takbir lah harusnya menjadi satu-satunya judul dari perjuangan nusantara yang nantinya bernama Indonesia.

Sejarah yang kita terima tampak seperti cerita sinetron yang fiktif dan berusaha terlihat manis untuk semua pemirsanya yang beragam atas nama kebhinekaan.

Seharusnya pada saat itu, kau jangan cuma jadi pemirsa, tumpahkan darahmu dan kau pun akan tercatat dalam sejarah, sehingga kini kita tak perlu mengganti sejarah menjadi sinetron.

Tapi memang tidak akan mungkin, bukankah kau telah memilih mengikuti apa yang diyakini para penjajah itu? Apakah mungkin kau lawan seseorang tapi keyakinannya kau ikuti.

Jangan jauhi Masjid, Jangan jauhi ulama, Jadikan Politik menjadi bagian dari Dakwah Islam agar siapapun Penjajah-nya, tak mudah menaklukkan kita.

 

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif 

NEWS

Bijaksana Dalam Share Di Media Sosial

 

Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

RA. Kartini, Tafsir Al Qur'an dan KH. Saleh Darat

 

Mengenai agamaku, Islam, aku harus menceritakan apa? Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?"

Jika Islam adalah Sebuah Brand

 

Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation. Bila terjadi pergeseran persepsi, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah. 

Tata Cara Pengurusan Sertifikat Halal MUI

 

Sertifikat Halal MUI adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syari’at Islam. Sertifikat Halal MUI ini merupakan syarat untuk mendapatkan ijin pencantuman label halal pada kemasan produk dari instansi pemerintah yang berwenang. 

Sejumlah Ulama Mengutuk Aksi Teror Bom

 

Kejadian teror bom di Surabaya dan tempat-tempat lainnya yang baru-bara saja terjadi cukup kembali membuat semua pihak geram. Berbagai ulama di Indonesia pun menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan mengutuk siapa pun pelakunya. 

EKONOMI SYARIAH

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

Wujudkan Indonesia Sebagai Kiblat fashion Muslim Dunia

 

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi ini harus menjadi sebuah modal awal untuk melangkah sebagai pemain terdepan. 

Muslim Go Aplikasi Islami Pertama Dengan Sertifikasi Kemenag RI

 

Muslim Go adalah aplikasi mobile menyediakan berbagai macam layanan yang dibutuhkan oleh kalangan Muslim di Indonesia. Muslim Go hadir dengan fitur untuk penunjuk dan pengingat waktu shalat, Al-Qur’an digital, kalender islam, arah kiblat, mencari masjid terdekat serta restoran halal dan sebagainya. 

BELAJAR

Bab: Larangan bagi makmum untuk mengeraskan suara di belakang imam

5 KITAB: SHOLAT

Bab: Larangan bagi makmum untuk mengeraskan suara di belakang imam

 

Bab: Penjelasan tentang sifat Munafik

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Penjelasan tentang sifat Munafik

 

Bab: Islam dibangun diatas lima (landasan), dan Islam adalah perkataan dan perbuatan serta bertambah dan berkurang

KITAB: IMAN

Bab: Islam dibangun diatas lima (landasan), dan Islam adalah perkataan dan perbuatan serta bertambah dan berkurang

 

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

 

Bab: Tentang Perkara-perkara Iman

KITAB: IMAN

Bab: Tentang Perkara-perkara Iman

 

TAUSIYAH

Ucapan Selamat Saat Idul Fitri dan Jawabannya

 

Saat hari raya idul fitri, kita terbiasa saling mengucapkan selama untuk sesama muslim, lalu bagaimana ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan diikuti oleh sahabat Nabi? Bagaimana pula jawabannya?

Bersabar Saat Dalam Kesempitan Rezeki

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan akan menimpamu, namun yang aku takuti ketika dunia dihamparkan kepadamu.”

(HR. Bukhari Muslim)

Adab di Hari Raya

 

Hari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang tetapi justru merupakan momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Subhana WaTa’ala

Bersabar Saat Dalam Kelapangan Rezeki

 

"Tidaklah mungkin terjadi seorang fakir menderita kelaparan dan kekurangan pakaian, kecuali oleh sebab kebakhilan kaum berpunya. Ingatlah, Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti dan meminta pertanggungjawaban mereka dan selanjutnya akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih" (HR Ash-Shabuni).

Usia 40 Tahun, Belum Ada Minat Terhadap Agama, Pertanda Buruk Sisa Umur

 

Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. 

SEJARAH

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

REFERENSI

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017 

Roadshow Seminar Asuransi Syariah 2017 - Batch III

 

Masyarakat Ekonomi Syariah Menyelenggarakan Seminar Asuransi Syariah 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Muhammad Zulkifli Ali, LC

 

Jadwal Majelis Taklim Ustadz, Ceramah, Tausiyah  Muhammad Zulkifli Ali, LC 6 - 21 Mei 2017 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Yusuf Mansur 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Yusuf Mansur 2017 

Pondok Modern Gontor

 

Pondok Modern Gontor adalah pelopor pesantren modern yang membekali santrinya dengan pendidikan agama Islam ditambah ilmu-ilmu umum yang menunjang kompetensi santrinya seperti menjadikan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa sehari-hari. 

DOA

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

 

Robbii Zidnii ‘Ilmaa, Warzuqnii Fahmaa, Waj’alnii Minash-Shoolihiin

Ya Allah Tambahkanlah aku ilmu, Dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“  

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan