sajada toleransi

 

Mereka Yang Disematkan Predikat Intoleran dan Anti Kebhinekaan

Pembolak-balikan makna dari kata intoleransi dan anti kebhineka-an kini tengah marak kita saksikan.

Tentunya pendahulu kita telah bersepakat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara kesatuan dimana didalamnya kebhinekaan suku dan agama, semua warga negara mempunyai hak yang sama secara hukum.

Semuanya punya hak untuk memilih dan dipilih. Lalu kenapa harus ada aksi besar-besaran atas hadirnya calon pemimpin non muslim?

Pertanyaan seperti ini memang merupakan mindset yang ditanamkan agar stigma intoleransi dan anti kebhinekaan menjadi bisa disematkan.

Pertanyaan seperti ini pula lah yang membuat para penanya-nya menjadi jelas akan ketidak tahuan (sengaja tidak mau tahu) terhadap akar permasalahannya.

Hak untuk memilih dan dipilih sudah jelas diatur dalam undang-undang, bahwa kita semua (apapun suku dan agamanya) memiliki hak yang sama.

Tetapi jangan lupa, setiap warga negara juga berhak menjalankan agamanya masing-masing, dan ini pun diatur dalam undang-undang.

Sehingga umat muslim berhak menjalankan perintah agamanya untuk tidak memilih pemimpin non muslim dan para ulama pun berhak untuk menyampaikan hal ini kepada umat muslim.

Yang melanggar hukum, intoleran sekaligus anti kebhinekaan adalah apabila ulama atau umat muslim memaksa umat agama lain untuk mengikuti keyakinannya, yaitu tidak memperbolehkan memilih pemimpin non muslim.

Dan aksi besar-besaran umat muslim memang bukan untuk itu.

Justru aksi tersebut adalah sebuah reaksi atas tindakkan intoleransi dan anti kebhinekaan dari seorang calon non muslim tersebut.

Apakah pernyataan beliau tentang "Dibohongi pake al maidah" merupakan tindakan toleran dan pro kebhinekaan?

Apalagi ucapan tersebut diucapkan didepan masyarakat muslim dan dilakukan berulang kali diberbagai kesempatan.

Bagaimana jika yang terjadi sebaliknya, calon pemimpin muslim bicara didepan masyarakat kristen (agama yang beliau anut),"Jangan mau dibohongi pake ayat Injil" (jika ada ayat dalam Injil yang melarang memilih pemimpin non Kristen), disaat musim pemilihan dalam forum dinas non keagamaan.

Lalu jika umat Kristen menjadi marah pada calon pemimpin muslim tersebut, siapakah yang intoleran dan anti
kebhinekaan?"

 


Kenapa ada dukungan dari segelintir ulama yang membela pelaku penistaan dan malah ikut menyematkan predikat intoleran dan anti kebhinekaan pada umat muslim yang tersinggung?


Imam Syafi’i pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah?.

Imam Syafi’i menjawab, ” Perhatikanlah panah-panah musuh (ditujukan kepada siapa) maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran”.


Mengenai larangan memilih calon pemimpin non muslim, calon pemimpin yang menghina agama dan sikap umat muslim pendukungnya, secara indah dan gamblang dibunyikan oleh ayat- ayat di surah almaidah yang dihina itu sendiri, semoga kita mendapat petunjuk dari ayat-ayat ini untuk memahaminya.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang- orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.

(Almaidah : 51)

 


فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَى أَنْ تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ فَعَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِنْ عِنْدِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَى مَا أَسَرُّوا
فِي أَنْفُسِهِمْ نَادِمِينَ

Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari
sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

(Almaidah : 52)

 


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا
يَخَافُونَ لَوْمَةَ لائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya,
yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

(Almaidah : 54)

 


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi
Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.

(Almaidah : 57)

 

Mudah-mudahan kita adalah termasuk orang-orang yang beriman sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat suci alqur'an yang kita yakini kebenarannya.

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :

 


BERITA

Merangkul Generasi Online Mengenal Agamanya


Jika pada saat era televisi saja, serbuan pengaruh pemikiran yang jauh dari agama sudah sedemikian menjauhkan umat dari agamanya, apalagi generasi muda era media online yang lebih sulit lagi mengkontrolnya.

Mengejar Ilmu Dari Media Sosial, Amankah?

 

Ada hal yang harus kita ingat, di dalam dunia maya, siapa pun bisa menulis apa saja dan bisa membuat video apa saja. Tentunya butuh kehati-hatian dalam menerima informasi. 

KH Ma'ruf Amin : Perbedaan Ditoleransi, Penyimpangan Diamputasi

"Perbedaan dan penyimpangan adalah dua hal berbeda. Kalau perbedaan, wilayahnya menyangkut hal-hal yang bersifat furu'iyah".

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

Jika Dakwah Adalah Kegiatan Marketing

Seringkali kita merasa sedang mengajak (berdakwah) padahal kita malah semakin menjauhkan target audiens tersebut kepada Islam. Logika sederhananya adalah, apakah kita akan membeli produk yang dijual oleh sales yang membenci kita?

 

TAUSIAH

Muhammad Arifin Ilham

Muhammad Arifin Ilham lahir di Banjarmasin, 8 Juni 1969; umur 46 tahun) adalah seorang pendakwah atau da’i. Ia mendirikan majelis taklim bernama “Adz-Dzikra” pada tahun 2000.

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017

Yahya Zainul Ma'arif | Buya Yahya

Yahya Zainul Ma'arif yang lebih akrab disapa Buya Yahya, ladalah pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon.

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Pondok Modern Gontor

Pondok Modern Gontor adalah pelopor pesantren modern yang membekali santrinya dengan pendidikan agama Islam ditambah ilmu-ilmu umum yang menunjang kompetensi santrinya seperti menjadikan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa sehari-hari.

BELAJAR ISLAM

Nabi Ayyub AS

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

Rukun Islam

Rukun adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi, jadi Rukun Islam adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang muslim atau muslimat.

Mahzab Ulama Fiqih

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'. Ini adalah pengertian mazhab secara umum.

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Mengenal Sifat Allah

Sifat Allah itu tidak terhitung atau tidak mungkin terdefinisi oleh ilmu manusia yang terbatas.

Hanya saja para ulama terdahulu mencoba membuat metode membatasi sifat Allah yang kita kenal dengan "20 sifat wajib" agar kita dapat lebih mudah mengenal Allah melalui sifat-Nya.