rukun islam 

 

Rukun Islam

Rukun adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi, jadi Rukun Islam adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang muslim atau muslimat.

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat

2. Sholat lima waktu

3. Membayar Zakat

4. Puasa dibulan Ramadhan

5. Menunaikan Ibadah Haji (Bagi yang mampu)


1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Syarat awal bagi seseorang non muslim yang ingin memeluk Agama Islam atau menjadi seorang muslim sangatlah sederhana, yaitu cukup dengan menyatakan kesaksiannya yang disebut dengan "Dua Kalimat Sahadat".

Syahadat  ini diucapkan oleh lisan, membenarkan dengan hati lalu mengamalkannya melalui perbuatan.

Isi Dua Kalimat Syahadat adalah  :

ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃنﻻ ﺇﻟﻪ إلاَّ الله

ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah.

ﻭ ﺃﺷْﻬَﺪُ ﺍﻥ ﻣُﺤَﻤﺪﺍ ﺭَﺳُﻮْﻝ ﺍﻟﻠﻪ

WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH

Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam adalah utusan Allah.

 

Beberapa sumber dalil mengenai 2 Kalimat Syahadat :

QS. Ali Imran: 18

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu( juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

QS. Ali Imran: 144

وَمَا مُحَمَّدٌ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَى أَعْقَابِكُمْ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ

Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul. Sungguh, telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak akan merugikan Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

HR. Turmuzi & Muslim

Dari abdurahman , abdullah bin umar bin  khatab ra. dia berkata: saya mendengar rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda: Islam dibangun di atas lima perkara:bersaksi bahwa tiada ilah selalin Allah, dan bahwa nabi muhammad utusan Allah, menegakan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa ramadhan.


 2. Shalat lima waktu

Shalat secara bahasa berarti berdo’a. dengan kata lain, shalat secara bahasa mempunyai arti mengagungkan. Sedangkan pengertian shalat menurut syara’ adalah ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Beberapa sumber dalil mengenai Shalat :

QS. Thaahaa: 132

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لا نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.

HR.  Abu dawud

Hadits ‘Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Shalat lima waktu Allah wajibkan atas hamba- hamba-Nya. Siapa yang mengerjakannya tanpa menyia-nyiakan di antara kelima shalat tersebut karena meremehkan keberadaannya maka ia mendapatkan janji dari sisi Allah untuk Allah masukkan ke surga. Namun siapa yang tidak mengerjakannya maka tidak ada baginya janji dari sisi Allah, jika Allah menghendaki Allah akan mengadzabnya, dan jika Allah menghendaki maka Allah akan mengampuninya.”


 3. Membayar Zakat

Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya). Ada dua jenis zakat yang wajib dikeluarkan, yaitu  :

Zakat Fitrah
Zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadan. Zakat fitrah berbentuk makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan, misalnya makanan pokok masyarakat di Indonesia adalah beras, maka zakat fitrah yang kita keluarkan adalah beras dengan takaran 3,5 liter (2,7 kilogram) per-orang.
    
Zakat Maal (harta)
Zakat yang dikeluarkan seorang muslim yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing jenis memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.

Beberapa sumber dalil mengenai Zakat :

QS. Albaqarah: 277

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 

HR.Abu Daud

Dari Ibnu Abbas r.a. katanya: “ Rasulullah SAW telah menentukan wajibnya zakat fitrah, untuk membersihkan orang yang mengerjakan puasa dari perkataan yang sia-sia dan perkataan yang buruk, dan juga untuk menjadi makanan orang-orang miskin, oleh itu sesiapa yang menunaikannya sebelum sembahyang hari raya maka menjadilah ia zakat fitrah yang makbul, dan sesiapa yang menunaikannya sesudah sembahyang hari raya maka menjadilah ia sedakah biasa seperti sedekah sunat yang lain."


4. Puasa dibulan Ramadhan

Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dan membatalkan pahala puasa mulai dari terbit fajar di timur hingga terbenam matahari. Puasa Ramadhan adalah puasa  yang wajib dilakukan oleh orang-orang (muslim) yang beriman pada bulan ramadhan agar membentuk menjadi orang yang bertaqwa.

Beberapa sumber dalil mengenai Puasa Ramadhan :

QS. Albaqarah: 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa 

QS. Albaqarah: 185

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

HR. Bukhari

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barang siapa yang menghidupkan malam Qadar -dengan ketaatan- karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu. Dan barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.”


5. Menunaikan Ibadah Haji (Bagi yang mampu)

Ibadah haji adalah bentuk ibadah yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan ritual dalam satu periode di bulan Zulhijah setiap tahunnya, di Kota suci Mekah dan wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam seumur hidup bagi yang mampu melaksanakannya. Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah pada tanggal 10 Zulhijah.

Beberapa sumber dalil mengenai Ibadah Haji :

QS. Ali Imran: 96-97

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ () فِيهِ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آَمِنًا وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

HR. Bukhari

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif


BELAJAR ALQUR'AN

TRANSLATE

Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

PENGETAHUAN DASAR

Rukun Iman

rukun iman

Rukun Iman adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang dapat dikatakan beriman. Iman sering diartikan dengan percaya atau secara bahasa berarti tashdiq (membenarkan).

Mengenal Sifat Allah

sifat Allah

Sifat Allah itu tidak terhitung atau tidak mungkin terdefinisi oleh ilmu manusia yang terbatas.

Hanya saja para ulama terdahulu mencoba membuat metode membatasi sifat Allah yang kita kenal dengan "20 sifat wajib" agar kita dapat lebih mudah mengenal Allah melalui sifat-Nya.

Rukun Islam

rukun islamRukun adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi, jadi Rukun Islam adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang muslim atau muslimat.

Syarat Awal Memeluk Agama Islam

masuk islam

Dengan menyatakan Dua Kalimat Syahadat, insya Allah orang tersebut sudah termasuk sebagai seorang muslim (untuk laki-laki) atau muslimah (untuk wanita). Kesaksian ini sebaiknya disaksikan dan dibimbing oleh beberapa orang muslim yang memiliki pengetahuan agama islam yang baik agar orang tersebut mendapat tuntunan.