sajada ayyub

 

Nabi Ayyub AS

Nabi Ayyub AS adalah nabi yang dikisahkan pada awalnya memiliki kehidupan yang sangat ideal.
Memiliki istri yang setia, anak-anak yang banyak serta harta yang berlimpah.

Sebagai utusan Allah yang mulia tentunya segala kenikmatan tersebut malah membuat Nabi Ayub AS
menjadi semakin taat, semakin banyak melakukan amal saleh dan semakin bersyukur atas berbagai
kenikmatan yang Allah berikan.

Iblis, sebagai musuh manusia, pastinya sangat dengki dengan berbagai karunia Allah yang diberikan
pada Nabi Ayub AS. Iblis meminta kepada Allah agar segala kenikmatan yang diberikan kepada Nabi Ayub
untuk dicabut.

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang
nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

Iblis berkata kepada Allah SWT: "Ya Rabb, hamba-Mu Ayyub menyembah-Mu dan menyucikan-Mu namun, ia
menyembah-Mu bukan karena cinta, tapi ia menyembah-Mu karena kepentingan-kepentingan tertentu.

Ia menyembah-Mu sebagai balasan kepada-Mu karena Engkau telah memberinya harta dan anak dan Engkau
telah memberinya kekayaan dan kemuliaan.

Sebenarnya ia ingin menjaga hartanya, kekayaannya, dan anak-anaknya. Seakan-akan berbagai nikmat
yang Engkau karuniakan padanya adalah rahasia dalam ibadahnya.

Ia takut kalau-kalau apa yang dimilikinya akan binasa dan hancur. Oleh karena itu, ibadahnya
dipenuhi dengan hasrat dan rasa takut.

Jadi, di dalamnya bercampur antara rasa takut dan tamak, dan bukan ibadah yang murni karena cinta."


Allah pun berkata kepada Iblis "Sesungguhnya Ayyub adalah hamba yang mukmin dan sejati imannya.
Ayyub menjadi teladan dalam keimanan dan kesabaran.

Aku membolehkanmu untuk mengujinya dalam hartanya. Lakukan apa saja yang engkau inginkan, kemudian
lihatlah hasil dari apa yang engkau lakukan."

Permintaan Iblis yang dengki itu akhirnya dikabulkan Allah agar Iblis dapat melihat bahwa hambaNya
yang bernama Ayyub adalah utusan-Nya yang sangat sabar yang tidak pernah berhenti melakukan ketaatan
kepada Allah meskipun dalam keadaan sangat sulit.

Agar Iblis malu pada keputus-asaannya menghadapi mahluk yang dipenuhi rasa syukur tersebut.

 

وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلا تَحْنَثْ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ

".....Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaih-baik hamba.
Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)."
(QS. Shad: 44)

 

Nabi Ayyub AS Dihilangkan Nikmat Memiliki Kekayaan.

Awal cobaan tersebut adalah dalam waktu yang relatif singkat harta Nabi Ayyub yang sangat banyak
menjadi habis sehingga jatuh miskin seketika bahkan berada pada kondisi dipuncak kefakiran.

Iblis tampak senang dan menunggu respon dari Nabi Ayyub atas keadaannya sekarang.

Di tengah kemiskinannya, Nabi Ayub berkata: "Musibah dari Allah SWT, aku harus mengembalikan
kepada-Nya amanat yang ada dimana saat ini Allah ingin mengambilnya.

Allah SWT telah memberi kami nikmat selama beberapa masa. Maka segala puji bagi Allah SWT atas
segala nikmat yang diberikannya, dan Dia mengambil dari kami pada hari ini nikmat-nikmat itu.

Bagi-Nya pujian sebagai Pemberi dan Pengambil.

Aku dalam keadaan ridha dengan keputusan Allah SWT. Dia-lah yang mendatangkan manfaat dan mudharat.
Dia-lah yang ridha dan Dialah yang murka. Dia adalah Penguasa. Dia memberikan kerajaan kepada siapa
yang di kehendaki-Nya, dan mencabut kerajaan dari siapa yang dikehendaki-Nya.

Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya." Kemudian Nabi
Ayub sujud.

Hal ini membuat Iblis tampak terkejut dan tak percaya melihat pemandangan seperti ini.

Iblis pun menjadi semakin dengki, dia pun kembali menghadap Allah untuk meminta tekanan yang lebih
berat kepada Nabi Ayyub AS.

 

Nabi Ayyub AS Dihilangkan Nikmat Memiliki Anak-anak.

Iblis berkata "Ya Allah, jika Ayub tidak menerima nikmat kecuali dengan mengatakan pujian, dan tidak
mendapatkan musibah kecuali mendapatkan kesabaran, maka hal itu sebagai bentuk usahanya karena ia
masih mempunyai anak. Ia mengharapkan dengan melalui anak-anaknya nanti kekayaannya akan kembali dan
meningkat, melalui anak-anaknya, ayyub akan dapat menjalani kehidupan yang lebih mudah."

Iblis menginginkan semua anak-anak Nabi Ayyub AS juga meninggal agar Nabi Ayyub semakin sengsara
setelah menjadi sangat miskin.

Allah pun kembali menguji kesabaran Nabi Ayyub AS dengan mengabulkan permintaan Iblis agar iblis
menyaksikan hebatnya kesabaran Nabi Ayyub AS.

Ternyata Nabi Ayyub AS kembali melakukan hal yang sama yang membuat Iblis semkain malu dan kesal,
Nabi Ayyub As yang ditengah puncak kefakiran malah kehilangan selama-lamanya anak-anak yang dapat
menghiburnya tetap bersabar dengan berkata, " Allah memberi dan Allah mengambil. Maka bagi-Nya
pujian saat Dia memberi dan mengambil, saat Dia murka dan ridha, saat Dia mendatangkan manfaat dan
mudharat," Kemudian Ayub pun bersujud.

Iblis pun mencoba mencari cara lain untuk dapat meruntuhkan kesabaran Nabi Ayyub AS. Iblis pun
mengira bahwa Nabi Ayyub AS masih bisa sabar karena badannya sehat. Disaat badan lemah, penuh rasa
sakit, tidak akan mungkin manusia bisa bersabar terus-menerus.

 

Nabi Ayyub AS Dihilangkan Nikmat Memiliki Kesehatan.

Iblis kembali meminta kepada Allah untuk membuktikan bahwa Nabi Ayyub tidak akan bisa bersabar jika
tidak memiliki keadaan fisik yang kuat dan Allah kembali mengabulkannya.

Nabi Ayyub AS pun kita tidak hanya sangat miskin. Bahkan setelah semua anak-anaknya meninggal, kini
dirinya pun terkena penyakit kulit. Penyakit yang membuat tubuhnya membusuk dan mengeluarkan nanah.
Penyakit yang membuat semua orang menyingkir dan jijik untuk berdekatan dengannya. Penyakit yang
membuat kondisi tubuhnya lemah dan dipenuhi rasa sakit.

Iblis sangat puas dengan kondisi penderitaan Nabi Ayyub AS. Mana ada insan yang tetap sabar dan taat
jika semakin besar ketaatan semakin besar pula derita yang malah didapat?

Nabi Ayyub AS tidak sedikit pun bergeser dari ketaatan, dia pun berdoa agar penyakitnya segera
disembuhkan agar tetap kuat menjalankan ibadah-ibadah yang sering dilakukannya.

Bahkan saat doanya sebagai seorang Nabi tidak juga dikabulkan, Nabi Ayyub tidak pernah berputus asa
untuk berhenti beribadah, berdoa meminta kesembuhannya dan memuji-muji Allah yang pernah memberikan
banyak kenikmatan pada dirinya.

Iblis geram bukan kepalang menyaksikan hal ini. Apalagi yang harus dimintanya kepada Allah? semua
yang dimintanya agar meruntuhkan ketaatan Nabi Ayyub AS, malah membuat dia menyaksikan pemandangan
ketaatan yang luar biasa.

Kali ini Iblis langsung mencoba menggunakan tipu dayanya sendiri, sebagaimana Iblis pernah melakukan
tipu daya kepada Nabi Adam AS melalui Hawa.

 

Nabi Ayyub AS Dihilangkan Nikmat Ditemani Istri.

Iblis pun datang kepada istri Nabi Ayyub AS untuk membisikkan keputus asaan, perasaan tidak adanya
keadilan, keinginan protes atas keadaan hingga keberanian untuk meninggalkan Nabi Ayyub AS.

Sang istri pun bertanya kepada Nabi Ayub, “Sampai kapan Allah akan menyiksamu? Di manakah harta,
keluarga, teman, dan kaum kerabatmu? Di mana masa kejayaanmu dan kemuliaanmu dulu?”

“Mengapa engkau tidak memohon kepada Allah agar menghilangkan berbagai macam cobaan hidupmu,
menyembuhkanmu, serta menghilangkan kesedihanmu?”

Nabi Ayyub AS bertanya, “Berapa lama kita dulu hidup dalam kebahagian?”

“Sekitar delapan tahun,” jawab istrinya.

Nabu Ayyub kembali bertanya, “Berapa lama kita hidup dalam kesengsaraan?”

“Tujuh tahun,” jawab istrinya lagi.

Nabi Ayyub AS pun berkata, “Aku malu jika aku meminta kepada Allah SWT agar menghapuskan
penderitaanku ketika aku melihat masa kebahagiaanku yang lebih lama.”

Karena kesengsaraan itu terus berlangsung akhirnya Istri Nabi Ayyub AS pun meninggalkan suaminya.
Lalu Nabi Ayyub AS pun berkata, " Jika aku sembuh nanti niscaya akan kupukul seratus kali."


Kini Nabi Ayyub AS benar-benar dalam puncak kesengsaraan dan menjalaninya seorang diri.

 

Nabi Ayyub AS Dikembalikan Segala Nikmat dan Dimuliakan.

Allah SWT telah menunjukkan pada Iblis bahwa Nabi Ayyub AS adalah hambanya yang saleh dan sabar.
Allah SWT pun mengabulkan, saat Nabi Ayyub berdoa sebagaimana yang tertuang dalam Al Qur'an surat Al
Anbiyaa' ayat 83 sampai 84.


وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

"Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah
ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang"

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ

Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan
keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami dan
untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah

Allah pun berkenan mengembalikan semua kenikmatan kepada Nabi Ayyub. AS


ارْكُضْ بِرِجْلِكَ هَذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ

(Allah berfirman), "Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.”


وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنَّا وَذِكْرَى لأولِي الألْبَابِ

Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipat-gandakan jumlah
mereka sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.

Nabi Ayyub AS pun melakukan sebagaimana yang telah difirmankan Allah kepadanya. Dia menjejakkan
kakinya ke tanah dan memancarlah air dari bekas injakkannya.

Kemudian nabi Ayyub mandi dan minum dari air tersebut. sehingga sembuhlah dari penyakitnya. Tidak
lama kemudian ia mencari isterinya untuk membayar janji yang telah diucapkan sewaktu sakit

Setelah bertemu dengan istrinya, Nabi Ayyub AS pun hendak memukulnya seratus kali, sebagaimana
janjinya. Namun belum sampai terlaksana, ia mendapat pelajaran dari Allah


Shaad Ayat 41-44

وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلا تَحْنَثْ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ

Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau
melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba.
Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).

 

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif


Novel Religi - Al Kahfi Land - Mencarimu Menyebrang Waktu

baca juga trendingrumah.com

Feed not found.

NEWS

Tabligh Akbar Politik Islam - Subuh Berjama'ah di Masjid Al Azhar

 

Semenjak bergulirnya masalah "Penistaan Al qur'an", terlepas dari masalah itu sendiri, rupanya membawa dampak positif, yaitu merekatnya kembali ukhuwah Islamiyah.  

Sejumlah Ulama Mengutuk Aksi Teror Bom

 

Kejadian teror bom di Surabaya dan tempat-tempat lainnya yang baru-bara saja terjadi cukup kembali membuat semua pihak geram. Berbagai ulama di Indonesia pun menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan mengutuk siapa pun pelakunya. 

Masjid Indonesia Pertama di London-UK

 

Kisah perjuangan pembangunan Masjid Indonesia pertama di London menemui babak baru. Upaya yang telah dirintis sejak 20 tahun tersebut, kini terancam gagal.

Jika Islam adalah Sebuah Brand

 

Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation. Bila terjadi pergeseran persepsi, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah. 

Aksi Simpatik 55, Jalan Kaki Dari Istiqlal Ke Mahkamah Agung

 

GNPF MUI akan kembali menggelar aksi damai sebagai kelanjutan Aksi Bela Islam 212. Aksi dengan tema "Aksi Simpatik 55" akan di selenggarakan pada tanggal 5 Mei 2017 dimulai dengan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan berjalan kaki ke Mahkamah Agung (MA).

EKONOMI SYARIAH

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

Wujudkan Indonesia Sebagai Kiblat fashion Muslim Dunia

 

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi ini harus menjadi sebuah modal awal untuk melangkah sebagai pemain terdepan. 

Akhirnya Paytren Fintech Berbasis Syariah Mendapat Izin OJK

 

Ustadz Yusuf Mansur melalui Paytren merupakan salah satu figur contoh tokoh islam, yang selama ini telah berjuang untuk menunjukkan bahwa Umat Islam Indonesia sebagai golongan mayoritas harus menjadi pemain pasar utama di negaranya sendiri. Jangan cuma menjadi penonton atau cuma sebagai target pasar dari para pebisnis non muslim, apalagi pihak negara asing. 

Dompet Dhuafa Kirim Dai Ambassador ke Berbagai Negara

 

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

BELAJAR

Bab: Tasyahud dalam shalat

5 KITAB: SHOLAT

Bab: Tasyahud dalam shalat

 

Bab: Penjelasan tentang status keimanan seseorang yang mengucapkan kepada saudaranya sesama muslim "Wahai kafir"

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Penjelasan tentang status keimanan seseorang yang mengucapkan kepada saudaranya sesama muslim "Wahai kafir"

 

Rukun Islam

Rukun adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi, jadi Rukun Islam adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang muslim atau muslimat.

Bab: Shalawat atas Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam setelah tasyahud

5 KITAB: SHOLAT

Bab: Shalawat atas Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam setelah tasyahud

 

Bab: Haramnya takabur dan penjelasannya

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Haramnya takabur dan penjelasannya

 

TAUSIYAH

Balasan Surat Cinta Karena Allah (Berbeda Tetapi Tetap Sayang)

 

Sungguh Allah telah memuliakan kita dengan Islam dan Iman sebagaimana pernyataan sahabat mulia Umar bin Khottob Radiallahu Anhu

Bersabar Saat Dalam Kesempitan Rezeki

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan akan menimpamu, namun yang aku takuti ketika dunia dihamparkan kepadamu.”

(HR. Bukhari Muslim)

Ucapan Selamat Saat Idul Fitri dan Jawabannya

 

Saat hari raya idul fitri, kita terbiasa saling mengucapkan selama untuk sesama muslim, lalu bagaimana ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan diikuti oleh sahabat Nabi? Bagaimana pula jawabannya?

Berbeda Tetapi Tetap Sayang

 

Sungguh walau kami berdua berbeda faham, tetapi beliau mau hadir untuk memberi tausiyah walau tidak ikut zikir bersama. Beliau tidak berqunut, tetapi saat sholat subuh di mesjid Az Zikra disamping abang, beliau ikut berqunut.

Mintalah Pertolongan Allah

 

Pernahkah kita merasa berada di titik nadir, dimana kesulitan yang kita miliki seolah-olah sudah tidak ada lagi jalan keluarnya?

SEJARAH

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

REFERENSI

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Haikal Hassan 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Haikal Hassan 11 Juni 2017

Kajian Kajian Ba'da Isya 20.00 | Granada Al Andalus The Surrender 1492 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Syafiq Riza Basalamah

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz  Syafiq Riza Basalamah

Sabtu 20 Mei 2017

Kajian Dhuha 09.00 | Akankah Lebih Baik?
Masjid Raya Al Musyawarah, Jl Boulevard Kelapa Gading 
Jakarta Utara 

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017

 

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017 

Muhammad Syafii Antonio

 

Muhammad Syafii Antonio adalah seorang muslim keturunan Tiong Hoa yang menjadi pakar ekonomi syariah di Indonesia. 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat Mei 2017 

DOA

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Doa Sebelum (Niat) dan Sesudah Wudhu

 

Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaaffi ta’aalaa

Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah semata

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“  

Doa Sebelum dan Sesudah Bepegian

 

BISMILLAHI TAWAKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAH

Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.

BELAJAR ALQUR'AN