Di tengah bangkitnya pilar-pilar ekonomi berbasis syariah, Ethis Crowd mengenalkan fintech crowd founding properti berbasis syariah pertama di dunia.

Fintech Ethis Crowd menyediakan perumahan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Saat ini Ethis Crowd beroperasi di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Crowdfunding merupakan platform pembiayaan masal berbasis patungan atau tempat bertemunya pemilik proyek dengan publik yang memberikan dana, yang difasilitasi oleh penyedia platform.

Tentunya kehadiran Ethis Crowd dapat memudahkan masyarakat untuk berinvestasi di bidang pengembangan properti di Indonesia yang menitik beratkan pada proyek yang berdampak sosial.

 

Dengan memakai prinsip syariah, tentunya platform ini telah terbebas dari masyir (spekulasi), gharar (ketidak pastian) dan riba (tambahan). Sehingga semua pembiayaan dan pengembalian akan menggunakan prinsip-prinsip syariah. 

Berikut penjelasan tentang prinsip syariah yang kami kutip dari website Ethis Crowd (www.ethis.co.id)

Gharar (Ambigu)

Definisi sederhana dari Gharar adalah “ketidakpastian” atau “ambigu”. Ini bisa dijelaskan sebagai unsur yang menimbulkan tanda tanya sebelum atau ketika seseorang bertransaksi. Gharar adalah kondisi dimana informasi terkait layanan / produk tidak disediakan secara lengkap dan terbuka. Hal ini harus diwaspadai, karena dapat menimbulkan kerusakan (bathil) pada akad syariah yang ditanda tangani. Hal ini turut diperkuat melalui penjelasan Qur’an surat Al – Baqarah (188) “ Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui ”.

Dalam bermuamalah; para Pakar Syariah menjelaskan terdapat tiga jenis kondisi yang dapat memunculkan gharar; (i)Belum berwujudnya produk yang dijual (Ma’dum) – dijelaskan serupa dengan menjual janin pada binatang ternak; (ii) Tidak diterangkan dengan jelas spesifikasi atas produk yang ditawarkan (Majhul); (iii) Tidak diterangkan dengan jelas cara penyerah terimaan produk. Pada kegiatan jual beli, Hadis klasik terkait Gharar dari Ahmad dan Ibn Majah, adalah “Nabi (saw) telah melarang pembelian hewan yang belum lahir di dalam rahim ibunya, penjualan susu di kambing tanpa pengukuran, pembelian rampasan perang sebelum distribusi mereka, pembelian amal sebelum penerimaan mereka, dan pembelian hasil tangkapan seorang penyelam”. 

Layanan Keuangan Syariah menekankan pentingnya transparansi informasi kepada nasabah seperti identitas pengguna, rincian biaya, tujuan penggunaan, serta syarat dan ketentuan untuk mengiliminir risiko kerugian nasabah. Salah satu contoh dari transaksi gharar dalam pembiayaan online apabila, apabila tidak dicantumkan dengan jelas nama pihak penerima pembiayaan atau pemberi pembiayaan dan metode pengembalian dari nominal pembiayaan.


Maysyir (Spekulasi)

Tidak jarang dalam layanan keuangan, nasabah dihadapkan dengan pilihan untung – rugi. Secara harfiah Maysir berarti spekulasi; atau didefinisikan sabagai kemudahan mendapatkan kekayaan atau dalam suatu kesempatan; terlepas dari hal tersebut berpengaruh kepada hak orang lain; berdasar pada probabilitas. Menurut pakar syariah, praktek keuangan dikatakan maysir apabila memiliki skema serupa dengan lotre atau money game; (i) ada aset dasar sebagai syarat untuk bergabung; (ii) adanya aset / kompensasi yang ditawarkan sebagai hadiah; (iii) Aset / kompensasi yang hanya akan didapat oleh pemenang.

Hadirnya elemen maysir pada layanan keuangan, dapat berimbas kerugian pada diri sendiri maupun orang lain. Contoh sedernaha dapat kita analisa dianalisa dalam skema permainan lotre, dimana orang – orang yang kalah akan menaguh kerugian untuk pemenang lotre. Hal ini dapat berimbas luas kebeberapa aspek personal maupun keluarga. Dalam surat Al – Maidah (90) dijelaskan “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” 

Selain itu dari Hadis Al – Bukhari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa yang menyatakan kepada saudaranya, ‘Mari, aku bertaruh denganmu.’ maka hendaklah dia bersedekah.” (Hr. Bukhari dan Muslim). Oleh karenanya nasabah harus jeli menganalisa skema layanan keuangan sebagai bentuk proteksi diri. Transaksi maysir bertentangan dengan prinsip kepatuhan syariah, dan akan merusak akad.

 

Riba (ekses / tambahan)

Riba selalu menjadi topik hangat dalam keuangan syariah. Selain menjadi salah satu larang utama, elemen ini dapat mucul diberbagai kegiatan transaksi; Baik itu dalam hal pinjaman maupun jual beli. Secara tata bahasa, Riba memiliki makna “kenaikan” atau “tambahan”. Pakar Syariah menjelaskan suatu transaksi dikategorikan terlibat riba apa bila terdapat peningkatan pada nominal harta yang dilakukan secara sepihak atau tanpa underlying yang jelas. Umumnya hal ini marak pada kegiatan pinjaman – meminjam. Nominal tersebut dilimpahkan kepada pembayar sebagai syarat pemberian pinjaman. Tentunya ini akan menjadi keliru apabila, ekses (Riba) dianggap sebagai pendapatan , sendangkan pada prakteknya ini merupakan beban biaya yang harus dibayarkan oleh peminjam.

Terdapat dua jenis transaksi Riba yang dijelaskan dalam ilmu Fiqh;

(i)Riba An-Nasiah; Istilah nasi’ah berarti menunda, atau menunggu. Hal ini mengacu pada durasi waktu untuk melunasi hutang yang diikat dengan nominal bunga pada saat jatuh tempo. Islam tidak memperbolehkan pengembalian pinjaman dengan bunga tetap maupun variabel. Tidak ada perbedaan hukum yang membolehkan pengembalian bunga persentase, tetap, variabel atau hadiah atau layanan yang akan diterima sebagai syarat untuk pinjaman. Dalam surat Al – baqarah : 275 dijelaskan; “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual-beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba…. “

(ii)Riba al – fadl; (riba jual beli). Berarti adanya kelebihan yang muncul dalam pertukaran komoditas homogenik; pembelian dan penjualan tangan-ke-tangan. Dijelaskan dalam Hadis Nabi Muhammad SAW: “Tukarlah emas dengan emas, perak ditukar dengan perak, gandum merah dengan gandum merah, gandum dengan gandum, kurma dengan kurma dan garam dengan garam harus sama beratnya dan harus diserahterimakan secara langsung. Kalau berlainan jenis, silakan kalian jual sesuka kalian, namun harus secara kontan juga“. Dengan ini, Imam Abu Hanifah menjelaskan, transkasi atau jual-beli antara komoditas A (ex: emas dengan emas) harus sebanding antara volume dan beratnya.

 

Untuk berinvestasi, investor memilih sendiri proyek yang ingin didanai. Sementara bagi para pengembang, juga bisa mengajukan diri untuk mendapatkan pendanaan melalui platform ini.

Saat ini Ethis Crowd sudah mendanai lebih dari 20 proyek perumahan & infrastruktur dengan penggalangan dana lebih dari 700 investor retail dari 65 negara. Pada tahun 2016 lalu, Ethis Crowd meraih 2 penghargaan, yaitu 'The Best Islamic Crowdfunding Platform' dari Global Islamic Finance Award dan 'Islamic Economy Award' di Dubai. Ethis Crowd juga merupakan Chairman dari Islamic Fintech Alliance & Asosiasi Fintek Syariah Indonesia.

Co-founder Ethis Crowd dan CEO Ethis Indonesia, Ronald Yusuf Wijaya mengatakan, "kami telah berhasil menyediakan lebih dari 5.000 unit rumah murah di Indonesia dan Malaysia. Kami percaya bahwa konsep kami akan menguntungkan pemerintah, pengembang, investor dan, yang lebih penting, pembeli rumah. Ethis Crowd menunjukkan bahwa perumahan harga terjangkau tetap bisa layak secara komersial."

 

Ronald Yusuf Wijaya, Co-founder Ethis Crowd dan CEO Ethis Indonesia

 

Ethis Crowd juga mendapatkan pendanaan dalam bentuk hibah dari Expo Live. Expo Live adalah program inovasi dan kemitraan Expo 2020 Dubai dan memiliki alokasi USD 100 juta untuk mendukung proyek yang menawarkan solusi kreatif terhadap tantangan mendesak yang memengaruhi kehidupan orang-orang serta membantu melestarikan bumi.

Ronald juga mengatakan, “Hibah dari Expo Live akan memungkinkan kami memperluas anggaran pemasaran, sehingga menarik lebih banyak investor. Menjadi bagian dari Expo Live Global Innovator telah meningkatkan motivasi kami untuk bekerja lebih keras.”

Menurut Yousuf Caires, Wakil Presiden Expo Live, "Ethis Crowd menunjukkan bahwa siapa pun dapat menciptakan dampak yang signifikan, bahkan dengan kontribusi yang kecil. Platform ini menunjukkan kekuatan kolaborasi, menghidupkan tema Expo 2020 tentang ‘Connecting Minds, Creating the Future.” 

  

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 


Novel Religi - Al Kahfi Land - Mencarimu Menyebrang Waktu

baca juga trendingrumah.com

Feed not found.

NEWS

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

 

Usai bersyahadat, Petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

Masjid Indonesia Pertama di London-UK

 

Kisah perjuangan pembangunan Masjid Indonesia pertama di London menemui babak baru. Upaya yang telah dirintis sejak 20 tahun tersebut, kini terancam gagal.

Aksi Simpatik 55, Jalan Kaki Dari Istiqlal Ke Mahkamah Agung

 

GNPF MUI akan kembali menggelar aksi damai sebagai kelanjutan Aksi Bela Islam 212. Aksi dengan tema "Aksi Simpatik 55" akan di selenggarakan pada tanggal 5 Mei 2017 dimulai dengan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan berjalan kaki ke Mahkamah Agung (MA).

RA. Kartini, Tafsir Al Qur'an dan KH. Saleh Darat

 

Mengenai agamaku, Islam, aku harus menceritakan apa? Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?"

Ustadz Haikal Hassan Bersama Ulama Mendeklarasikan Dukungan Untuk Anies Baswedan Untuk Pilpres 2019

 

Ustadz Haikal Hassan beserta sejumlah ulama melalui 'Gerakan Indonesia untuk Indonesia' hari jumat ini mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) di pilpres 2019. 

EKONOMI SYARIAH

Akhirnya Paytren Fintech Berbasis Syariah Mendapat Izin OJK

 

Ustadz Yusuf Mansur melalui Paytren merupakan salah satu figur contoh tokoh islam, yang selama ini telah berjuang untuk menunjukkan bahwa Umat Islam Indonesia sebagai golongan mayoritas harus menjadi pemain pasar utama di negaranya sendiri. Jangan cuma menjadi penonton atau cuma sebagai target pasar dari para pebisnis non muslim, apalagi pihak negara asing. 

Ethis Crowd Mengenalkan Fintech Crowd Founding Berbasis Syariah Pertama di Dunia

 

Di tengah bangkitnya pilar-pilar ekonomi berbasis syariah, Ethis Crowd mengenalkan fintech crowd founding properti berbasis syariah pertama di dunia.

Peduli Masyarakat Sekitar, AXA Mandiri dan BAZNAS Salurkan Paket Ramadhan Bahagia

 

Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah. 

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Muslim Go Aplikasi Islami Pertama Dengan Sertifikasi Kemenag RI

 

Muslim Go adalah aplikasi mobile menyediakan berbagai macam layanan yang dibutuhkan oleh kalangan Muslim di Indonesia. Muslim Go hadir dengan fitur untuk penunjuk dan pengingat waktu shalat, Al-Qur’an digital, kalender islam, arah kiblat, mencari masjid terdekat serta restoran halal dan sebagainya. 

BELAJAR

Bab: Mencintai Rasulullah bagian dari iman

KITAB: IMAN

Bab: Mencintai Rasulullah bagian dari iman

 

Bab: Larangan menceritakan semua yang didengar

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Larangan menceritakan semua yang didengar

 

Bab: Siapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka Allah pahamkan dia tentang agama

KITAB: ILMU

Bab: Siapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka Allah pahamkan dia tentang agama

 

Bab: Dosa orang yang berdusta atas nama Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam

KITAB: ILMU

Bab: Cara dicabutnya ilmu

 

Bab: Tanda-tanda keimanan adalah mencintai sahabat anshar

KITAB: IMAN

Bab: Tanda-tanda keimanan adalah mencintai sahabat anshar

 

TAUSIYAH

Sarung

 

Catatan kali ini bercerita tentang sebuah benda yang sangat terkenal. Biasa dipakai oleh kaum laki-laki dewasa untuk menghalau angin malam saat ronda, sebagai pelindung dari gigitan nyamuk saat tidur.

Usia 40 Tahun, Belum Ada Minat Terhadap Agama, Pertanda Buruk Sisa Umur

 

Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. 

Bersabar Saat Dalam Kelapangan Rezeki

 

"Tidaklah mungkin terjadi seorang fakir menderita kelaparan dan kekurangan pakaian, kecuali oleh sebab kebakhilan kaum berpunya. Ingatlah, Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti dan meminta pertanggungjawaban mereka dan selanjutnya akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih" (HR Ash-Shabuni).

Adab di Hari Raya

 

Hari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang tetapi justru merupakan momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Subhana WaTa’ala

Bersabar Saat Dalam Kesempitan Rezeki

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan akan menimpamu, namun yang aku takuti ketika dunia dihamparkan kepadamu.”

(HR. Bukhari Muslim)

SEJARAH

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

REFERENSI

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017 

Khalid Basalamah

 

Ustadz Khalid Basalamah menjalani pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah lalu melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia dan melanjutkan lagi pendidikan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Ali Jaber

 

Syekh Ali Jaber sudah menghatamkan hafalan Al Quran nya pada usia 10 tahun dan kemudian sudah diamanahkan untuk menjadi imam masjid di Madinah sejak usia 13 tahun. 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017 

Hijab Fashion Parade

 

Hijab Fashion Parade
Kamis, 15 Juni 2017
Hotel Sari Pan Pasific, Istana Ballroom. Jakarta 

DOA

Doa Sebelum dan Sesudah Bepegian

 

BISMILLAHI TAWAKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAH

Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“